Pengertian Bahasa, Sejarah, Fungsi, Manfaat, Karakteristik dan Struktur


Pengertian Bahasa Definisi Sejarah Fungsi Manfaat, Karakteristik Ciri dan Struktur

Pengertian Bahasa, Sejarah, Fungsi, Manfaat, Karakteristik dan Struktur. Pembahasan materi tentang bahasa yang meliputi definisi secara umum, pengertian bahasa menurut para ahli, serta sejarah, fungsi bahasa, manfaat bahasa, karakteristik atau ciri-ciri bahasa dan struktur bahasa yang harus sobat ketahui.

Sebelumnya telah kami hadirkan ciri-ciri cerpen dan macam-macam puisi agar dapat menambah wawasan sobat dalam pelajaran Bahasa Indonesia. Dan sekarang ini kami akan mencoba mengulas mengenai definisi bahasa baik secara umum maupun pendapat dari para ahli.

Sebelum melangkah lebih jauh lagi, ada baiknya jika sobat siapkan terlebih dulu buku dan peralatan tulis untuk mencatat poin-poin penting pada penjelasan mengenai bahasa ini.

Jika sudah di siapkan mari kita mulai materi pelajaran tentang bahasa ini Bersama RumusPelajaran.com. Oke langsung saja berikut ini pembahasan pengertian bahasa, sejarah, fungsi, manfaat, karakteristik dan struktur bahasa.

Pengertian Bahasa

Secara umum, bahasa adalah sebuah alat yang berguna untuk menyampaikan sesuatu hal yang terlintas di dalam hati manusia. Pengertian bahasa lebih luasnya lagi adalah alat yang digunakan untuk berkomunikasi dan berinteraksi antar sesama manusia.

Bahasa juga sering dipakai untuk mengutarakan suatu gagasan, pikiran, konsep, serta perasaan.

Bahkan dalam sebuah studi sosiolingustik, bahasa juga dapat dijadikan sebagai lambang dan bersifat arbitrer, beragam, dinamis, berupa bunyi, dan manusiawi.

Bahasa juga merupakan sebuah sistem yang berarti bahwa bahasa dibentuk oleh berbagai komponen yang mempunyai pola tetap dan juga bisa dikaidahkan. Dengan begitu bahasa mempunyai system yang berupa lambang-lambang bunyi.

Dari setiap lambang, bahasa dapat melambangkan sesuatu yang mana disebut dengan konsep atau makna. Sehingga dapat disimpulkan bahwa setiap bunyi ataupun perkataan mempunyai sebuah makna tertentu.

Pengertian Bahasa Menurut Para Ahli

Selain pengertian diatas, untuk memperluas pandangan tentang definisi bahasa mari simak pendapat para ahli berikut ini.

Walija

Menurut Walija, pengertian Bahasa yang dikemukakan pada tahun 1996 ini adalah suatu komunikasi penting yang sangat lengkap dan juga efektif untuk mengungkapkan sebuah pendapat, ide, pesan, maksud, dan perasaan kepada orang yang menjadi lawan bicara.

Gorys Keraf

Menurut Gorys Keraf, pengertiaan Bahasa adalah alat komunikasi antar anggota masyarakat berwujud simbol bunyi yang dapat menghasilkan alat ucap dari manusia yang bersifat arbitrer.

Harimurti Kridalaksana

Pengertian Bahasa menurut Harimurti Kridalaksana adalah sebuah sistem bunyi yang memiliki makna.

Dengan begiu bahasa dapat digunakan sebagai alat untuk berkomunikasi antar kelompok manusia yang mempunyai pikiran sebagai rencana dialektika.

Santoso

Menurut Santoso, pengertian Bahasa adalah suatu bunyi yang berasal dari ucapan manusia yang dilakukan secara tidak sadar. Sehingga bunyi tersebut bisa membentuk sebuah pola bahasa sesuai dengan dialek dari setiap manusia itu sendiri.

Wibowo

Menurut Wibowo, pengertian Bahasa adalah sebuah sistem simbol yang mempunyai makna artikulasi yang bisa dihasilkan melalui media ucap yang memiliki sifat arbitrer atau konvensional.

Plato

Pengertian Bahasa menurut plato adalah pernyataan yang berada pada pikiran manusia yang diungkapkan melalui perantara ucapan serta nama benda atau juga dengan menggunakan nama sesuatu yang dapat menggambarkan suatu ide seseorang di dalam arus udara dengan mengandalkan media mulut.

Soerjono

Menurut Soerjono Soekanto, Bahasa adalah sebuah sarana perhubungan rohani yang sangat penting di dalam kehidupan bersama.

Ferdinand De Saussure

Menurut Ferdinand De Saussure, pengertian Bahasa adalah sebagai suatu ciri atau pembeda. Pasalnya dengan menggunakan bahasa maka setiap kelompok di dalam kehidupan masyarakat dapat menjadi diri sendiri.

Bahkan dengan Bahasa juga dapat menjadikan kelompok itu sebagai suatu kesatuan yang berbeda apabila dibanding dengan kelompok lainnya.

H.G. Brown

Menurut H.G. Brown, pengertian Bahasa adalah suatu sistem komunikasi yang memakai sumber bunyi dari organ ucapan yang bisa didengar oleh anggota masyarakat lainnya.

Finoechiaro

Menurut Finoechiaro, pengertian Bahasa adalah sebagai sistem simbol vokal arbitrer yang mempunyai kemungkinan dari seluruh orang yang berada di dalam suatu kebudayaan tertentu.

Pangabean

Menurut Pangabean, Bahasa merupakan sebuah sistem yang dipakai untuk melaporkan atau mengungkapkan suatu peristiwa terjadi pada sistem saraf. Dimana bisa menghasilkan suatu bunyi untuk menangkap peristiwa, argumen, dan pendapat yang dimiliki oleh manusia sebagai suatu perkataan.

Carol

Menurut Carol, pengertian Bahasa adalah suatu sistem bunyi yang mempunyai urutan vokal terstruktur.

William A. Havilland

Menurut William A. Havilland, Bahasa adalah suatu sistem bunyi yang dapat digabungkan dengan aturan yang timbul dan menjadi sebuah arti yang bisa ditangkap oleh tiap orang.

PELAJARI JUGA: DEFINISI FRASA DAN JUGA MACAM-MACAM PANTUN

Sejarah Tentang Bahasa

Kajian formal bahasa kerap kali dianggap bermulai di India oleh Panini, yakni seorang ahli tata bahasa abad 5 SM yang memformulasikan 3,959 aturan morfologi Sanskrit.

Namun, penulis-penulis Sumeria telah mempelajari perbedaan antara tata Bahasa Sumeria dan Bahasa Akkadia sejak sekitar tahun 1900 SM. Kemudian tradisi tata bahasa berkembang pada semua kultur kuno yang mengadopsi tata tulis.

Pada abad ke-17, seorang Tata Bahasa dari Prancis yang bernama Port-Royal mengembangkan ide bahwa tata bahasa seluruh bahasa merupakan suatu refleksi atas dasar-dasar pemikiran universal, dan oleh karena itu tata Bahasa memiliki sifat universal.

Kemudian pada abad ke-18, linguistik komparatif tumbuh sebagai hasil dari penggunaan pertama metode komparatif oleh ahli filologi dan ahli India kuno asal Inggris yang bernama William Jones.

Wilhelm von Humboldt memprluas kajian ilmiah bahasa dari bahasa Indo-Eropa ke bahasa secara umum. Pada awal abad 20, Ferdinand de Saussure memperkenalkan atau mengutarakan ide bahwa bahasa ialah suatu sistem statis dari unit-unit yang saling berhubungan, didefinisikan melalui pertentangan yang ada di antara unit-unit tersebut.

Dengan mengemukakan perbedaan analisis bahasa, antara analisis diakronik dan sinkronik, Saussure meletakkan fondasi disiplin ilmu linguistik modern.

Selain itu, Saussure juga memperkenalkan beberapa dimensi analisis bahasa yang masih menjadi dasar dalam berbagai teori linguistik kontemporer, seperti perbedaan antara sintagma dan paradigma serta perbedaan Langue-parole: membedakan bahasa sebagai suatu sistem abstrak (langue), dari bahasa sebagai suatu manifestasi konkrit dari sistem itu sendiri (parole).

Fungsi Bahasa

Selain sebagai alat untuk berkomunikasi dalam kehidupan masyarakat, Bahasa juga digunakan sebagai alat untuk mengungkapkan gagasan, pikiran, ide, perasaan, dan konsep.

Namun selain fungsi diatas, Bahasa juga mempunyai beberapa fungsi yang sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia, anatara lain adalah sebagai berikut.

1. Fungsi Direktif

Untuk mengetahui fungsi direktif bahasa bisa dilihat dari segi atau sudut pandang pendengarnya.

Fungsi direktif sendiri dapat digunakan untuk mengatur tingkah laku si pendengar. Dimana tujuan seseorang menggunakan bahasa adalah untuk membuat orang lain yang mendengar melakukan sesuatu.

2. Fungsi Personal

Untuk mengetahui fungsi personal bahasa bisa dilihat melalui sudut penuturnya. Maksudnya adalah penutur atau pengucap memberikan sebuah sikap terhadap apa yang diungkapkan olehnya.

Selain itu, tidak jarang juga seseorang akan memperhatikan apakah orang yang menyampaikan sebuah Bahasa dalam kondisi senang, sedih, atau marah.

3. Fungsi Metalinguistik

Untuk mengetahui fungsi metalinguistik bahasa bisa dilihat dari segi kode yang bisa digunakan.

Bahasa sebagai metalinguistik ialah sebuah bahasa isyarat yang dapat digunakan sebagai alat untuk membicarakan bahasa tersebut.

4. Fungsi Imajinatif

Untuk mengetahui fungsi imajinatif bahasa bisa dilihat dari segi amanat yang terkandung.

Bahasa adalah sebuah alat untuk mengutarakan pikiran, gagasan, dan perasaan baik yang nyata ataupun imajinasi (khayalan) saja.

5. Fungsi Fatik

Kemudian Fungsi fatik bahasa ialah berfungsi untuk menjalin hubungan dan memperlihatkan rasa persahabatan dan solidaritas antar sesama manusia.

6. Fungsi Referensial

Untuk mengetahui fungsi referensial bahasa ini bisa dilihat dari topik yang sedang dibahas.

Fungsi referensial mempunyai paham sederhana bahwa bahasa merupakan alat yang bisa digunakan untuk menyatakan atau mengungkapkan sebuah pikiran kepada orang lain yang bisa dijadikan sebagai ide.

PELAJARI JUGA: CIRI-CIRI TEKS ULASAN DAN JUGA STRUKTUR TEKS CERITA ULANG

Manfaat Bahasa

Selain fungsi diatas, bahasa juga mempunyai manfaat yang sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat.

Salah satunya adalah Bahasa dapat dimanfaatkan sebagai pengantar dalam dunia pendidikan. Dimana dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah menggunakan bahasa Indonesia, bahkan dijadikan juga sebagai mata pelajaran.

Selain itu, bahasa juga digunakan sebagai pengenalan sebuah situasi dengan penangkapan hal dalam pemberlakuan kejadian didalam lingkup yang nyata. Sehingga, apabila seseorang tidak mengerti apa makna bahasa yang ia dengar, maka dia akan mencari tahu apa arti dari bahasa tersebut.

Kemudian juga dapat berguna sebagai pencarian sebuah makna dalam mempelajari teks kuno. Dimana berisi tentang sejarah manusia, peradaban, bahkan sejarah bahasa itu sendiri.

Hakikat dari Bahasa

Pada hakikatnya, bahasa mempunyai 2 unsur yang bersifat bunyi-bunyian yang sistematis. Misalnya adalah suara atau alat ucap yang ada pada diri manusia itu sendiri.

Sedangkan unsur lainnya ialah sesuatu yang ungkapkan oleh manusia melalui pikiran, pendapat, dan suatu peristiwa yang terjadi di dunia luar.

Kedua unsur bahasa tersebut dapat menghasilkan sebuah bahasa yang sistematis.

Karakteristik Bahasa

Berikut ini adalah karakeristik aau ciri-ciri Bahasa yang harus sobat ketahui.

1. Arbitrer

Maksud dari Bahasa memiliki sifat arbitrer adalah hubungan antara lambang dan yang dilambangkan tidak wajib, dapat berubah dan tidak bisa dijelaskan mengenai lambang tersebut yang menggambarkan sebuah makna.

2. Dinamis

Maksud dari bahasa bersifat dinamis adalah bahasa tidak bisa lepas dari berbagai kemungkinan perubahan yang dapat terjadi setiap saat.

Sebagai contoh, munculnya beberapa kosakata baru dan kosakata yang lama sudah tidak berfungsi atau tidak relevan lagi.

3. Produktif

Maksud dari bahasa bersifat produktif adalah bahasa mempunyai jumlah yang besar dengan unsur yang terbatas.

4. Beragam

Maksud bahasa bersifat beragam yaitu meski bahasa mempunyai kaidah yang sama, namun bahasa mempunyai latar belakang sosial yang berbeda dan kebiasaan yang berbeda pula. Sehingga bisa menciptakan bahasa yang berbeda-beda.

5. Manusiawi

Maksud dari bahasa bersifat manusiawi adalah bahasa sebagai alat komunikasi verbal yang hanya dimiliki oleh manusia saja. Pasalnya makhluk hidup selain manusia tidak mempunyai bahasa.

PELAJARI JUGA: TUJUAN TEKS DISKUSI DAN JUGA CONTOH TEKS DESKRIPSI

Struktur Bahasa

Bahasa memiliki 4 struktur yang melandasi terbentuknya suatu Bahasa. Keempat struktur tersebut antara lain sebagai berikut.

1. Fonologi

Yang pertama adalah Fonologi, dimana kata fonologi sendiri berasal dari bahasa Yunani yang mempunya arti bunyi dan ilmu.

Fonologi dapat diartikan menjadi sebuah tata bunyi. Pasalnya fonologi bisa menganalisa bunyi bahasa secara umum.

2. Morfologi

Morfologi adalah tata bahasa yang membahas tentang pembentukan kata didalam sebuah bahasa. Morfologi juga dapat artikan sebagai tata bentuk.

3. Sintaksis

Sintaksis adalah peraturan untuk membuat sebuah kalimat. Selain itu, sintaksis juga dapat digunakan untuk menunjuk langsung pada sebuah peraturan atau prinsip yang bisa mencakup struktur kalimat bahasa lainnya.

4. Semantik

Semantik dapat diartikan memberikan tanda. Semantik merupakan ilmu yang mempelajari tentang arti yang terdapat di dalam sebuah bahasa, representasi, kode dan sebagainya.

Tata Bahasa

Tata Bahasa terbagi menjadi dua (2) bagian, yaitu tradisional dan sruktural. Berikut adalah penjelasannya.

1. Tradisional

Tata bahasa tradisional adalah bahasa yang menggambarkan dari warisan tata bahasa negara barat yang juga memiliki hampir seluruh kaidah gramatikal dari tata bahasa yunani latin. Tata bahasa Indonesia juga termasuk ke dalam tata bahasa tradisional.

2. Struktural

Tata bahasa struktural adalah bahasa yang berasal dari hasil penelitian bahasa-bahasa tersendiri dan terlepas dari segala macam prasangka yang bisa muncul.

Demikianlah pembahasan materi tentang baha yang meliputi pengertian, sejarah, fungsi, manfaat, karakteristik dan struktur bahasa itu sendiri. Semoga bermanfaat bagi sobat pengunjung setia RUMUSPELAJARAN.COM dimana pun berada. Jangan lupa simak juga materi pelajaran tentang pengertian teks editorial dan juga jenis-jenis teks eksposisi yang telah kami sajikan di halaman lainnya.