Pengertian Daya, Rumus, Satuan, Dimensi, Lambang, Efisiensi dan Contoh Soal


Daya Pengertian Rumus Lambang Dimensi Contoh Soal

Pengertian Daya, Rumus, Satuan, Dimensi, Lambang, Efisiensi dan Contoh Soal. Penjelasan materi rumus daya meliputi pengertian, satuan daya, perbedayaan daya energi, perbedaan daya dan usaha, lambang daya, dimensi dari daya dan contoh soalnya. Apakah sobat mencari lambang daya dan belum mengetahui perbedaan antara energi dan daya. Di sini rumuspelajaran.com akan mengulas sedikit mengenai arti daya lengkap dengan rumus dan contoh soal-soalnya. Untuk membahas itu semua kita perlu contoh konkrit yang pernah kita lakukan dengan Daya ini.

Sebagai contoh, pernahkan sobat menyapu lantai dengan sapu, hal tersebut ternyata berhubungan erat dengan pembahasan kali ini, menyapu dapat mengambil banyak waktu untuk menyelesaikan pekerjaan itu. Namun, di jaman yang serba modern ini hal tersebut akan lebih mudah jika dilakukan dengan menggunakan vacuum cleaner listrik. Lebih mudah dan cepat mana, membersihkan karpet dengan sapu atau vacuum cleaner. mungkin akan banyak yang akan menjawab menggunakan vacuum cleaner, hal tersebut karena vacuum cleaner memberikan lebih banyak daya.

Untuk mengetahui lebih lanjut pembahasan ini di konsep fisika dasar, daya membutuhkan perubahan pada benda dan waktu yang spesifik ketika perubahan muncul. Bisa dibilang hal ini berbeda dengan konsep kerja, yang hanya mengukur perubahan kondisi benda. Sebagai contoh lagi saja saat bekerja yang dilakukan seseorang, ketika mengangkat beban ke atas gedung dan ia memutuskan lari atau berjalan, namun dibutuhkan daya lebih besar untuk berlari karena kerja dilakukan pada waktu yang lebih singkat.

Satu contoh lagi ketika daya keluaran motor listrik adalah hasil perkalian antara torsi yang dihasilkan motor dengan kecepatan sudut dari tangkai keluarannya. Lalu daya yang dihasilkan dari kendaraan yang bergerak merupakan hasil kali gaya traksi roda dengan kecepatan kendaraan. Pada materi pembahasan di RUMUSPELAJARAN.COM telah dibahas mengenai kegunaan jangka sorong meliputi fungsinya, manfaat, bagian-bagian, jenis dan arti zat gas dan cair lengkap dengan rumusnya. Untuk mengetahui lebih jauh mengenai materi Daya ini mari kita bahas satu per satu mulai dari pengertian, lambang, satuan, dimensi dan contoh soalnya dibawah ini.

Pengertian Daya

Daya dapat diartikan kecepatan dalam melakukan kerja. Daya bisa di dapatkan dengan jumlah energi yang dihabiskan per satuan waktu.

Satuan Internasional atau SI untuk daya yakni Joule / Sekon (J/s) = Watt (W).

Tahukan kamu jika satuan Watt digunakan sebagai tanda hormat untuk seorang ilmuwan bernama James Watt yang berhasil menemukan mesin uap tersebut.

Di samping itu untuk satuan daya yang sering digunakan selain watt yakni Daya Kuda atau Horse Power (hp), yang dimana 1 hp = 746 Watt.

Daya tergolong besaran skalar (besaran yang mempunyai nilai tetapi tidak mempunyai arah).

Rumus Daya

Rumus Daya

Bagi sobat rumuspelajaran.com yang masih belum paham dengan rumus daya ini bisa dilihat pada gambar diatas, kemudian untuk simbol persamaan baca keteranganya dibawah ini:

P = W / t

Inilah rumus turunan bisa disimak keteranganya dibawah ini:

P = (F.s) / t
P = F . v

Keterangan:

Rumus Usaha (W) = Gaya (F) dikali dengan Jarak (s) dibagi dengan Waktu (t)
serta Rumus Kecepata (v) = jarak (s) dan dibagi waktu (t).

Keterangan:

P = Daya ( satuannya J/s atau Watt )
W = Usaha ( Satuannya Joule [ J ] )
t = Waktu ( satuannya sekon [ s ] )
F = Gaya (Satuannya Newton [ N ] )
s = Jarak (satuannya Meter [ m ] )
v = Kecepatan (satuannya Meter / Sekon [ m/s ] )

Persamaan rumus fisika disimpulkan bahwa semakin besar laju usaha, maka semakin besar pula laju daya. Dan semakin lama waktunya maka laju daya akan semakin kecil. Itulah penjelasan rumus Daya, semoga sobat rumuspelajaran.com lebih mudah memahaminya.

Satuan Daya

Apakah satuan daya itu? Daya merupakan energi dibagi waktu. Satuan SI daya adalah watt (W), yaitu satu joule per detik.

Satuan daya lainnya adalah erg per detik (erg/s), daya kuda (hp), daya kuda metrik (Pferdestarke (PS) atau cheval vapeur (CV)), dan foot-pounds per menit.

Pada satu daya kuda sama dengan 33.000 foot-pounds per menit, atau daya yang dibutuhkan untuk mengangkat beban 550 pound sejauh 1 kaki dalam 1 detik, sama dengan 746 watt.

Kemudian, satuan daya lainnya adalah dBm, pengukuran logaritmik relatif dengan acuan 1 milliwatt; kalori makanan per jam (disebut kilokalori per jam); Btu per jam (Btu/h); dan ton refrigerasi (12.000 Btu/jam).

Dimensi Daya

Dimensi Daya

Perhatikan contoh besaran standar dan satuan standar di bawah ini:

  • Panjang satuannya meter (m), Dimensi Lenght [L]
  • Massa satuannya kilogram (kg), Dimensi Mass [M]
  • Waktu satuannya sekon/detik (s), dimensi Time [T]
  • Kuat arus listrik satuannya ampere (A), dimensi [I]
  • Suhu satuannya kelvin (K), dimensi [θ]
  • Jumlah zat satuannya mol (mol), Dimensi [N]
  • Intensitas cahaya satuannya candela (Cd), dimensi [J]

Dalam suatu besaran sobat perlu mengetahui apa itu dimensi, yaitu bagaimana suatu besaran turunan tersusun atas besaran-besaran pokok, pada umumnya dituliskan dalam huruf besar, dan dimensi ini tidak bergantung pada nilai numerik.

Dalam ilmu Daya, satuan dari daya yakni watt

Jadi:

P = Usaha/waktu

= (kg)(m/s²)(m)/(s)

= [M] [L]² [T]⁻³

Dimensi dari daya yaitu [M] [L]² [T]⁻³

Contoh mengerjakan dimensi dari daya yaitu:

P = Usaha/waktu

= W / t

= F x s / t

= m x a x s / t

= (kg) (m/s²) (m) / (s)

= [M] [L] [T]⁻² [L] [T]⁻¹

= [M] [L]² [T]⁻³

Hasilnya adalah [M] [L]² [T]⁻³

Lambang Daya

Kali ini sobat akan menambah lagi ilmu mengenai lambang daya dan untuk bisa mengetahui itu semua digolongkan pada jenis besaran turunan dimana didapatkan dari besaran – besaran pokok sehingga dimensi hanya bisa diperoleh dari satuan.

Wajib diketahui untuk rumus atas tiap – tiap besaran tersebut.

Lambang dimensinya adalah :

L → panjang, satuan meter
M → massa, satuan kilogram
T → waktu, satuan sekon (detik)

Rumus Daya adalah P = W / t

kgm2s-2

Satuan usaha ialah (W), sedangkan waktu (t) ialah sekon maupun s. Sehingga satuan daya ialah adalah :

Lambang Rumus Daya

Dan Watt sama dengan lambang dimensi dari daya yaitu :

ML2 T-3

Contoh Soal

Di bawah ini telah kami sediakan contoh soal sederhana yang bisa dijawab dengan rumus Daya yang telah kita bahas diatas.

Soal:

Diketahui:

W = 750 J
t = 5 menit = 5 × 60 s = 300 s

Pertanyaan: P = . . .?

Jawab:

P = W/t
P = 750/300
P = 2,5 watt

Jawaban untuk pertanyaan diatas adalah 2,5 watt.

Contoh soal dimensi daya

Noi dengan masa 70 kg, ia menaiki tangga dimana tingginya 15 meter dengan waktu 3 menit. Diketahui percepatan gravitasi (g) ialah 10 m/s2 . Berapa daya yang bisa dihasilkan sebesar?

Diketahui :

Massa (m) = 70 kg
Tinggi (h) = 15 meter
Percepatan gravitasi (g) = 10 m/s2
Selang waktu (t) = 3 menit = 3 (60) = 180 sekon

Ditanya : P?

Jawaban : Rumus daya: P = W / t

P → Daya
W → Usaha
t → Waktu

Rumus usaha: W = F s = w h = m g h

W → Usaha
F → Gaya
w → Gaya berat
s → Perpindahan
h → Ketinggian
m → Massa
g → Percepatan gravitasi

Jadi, usaha yang dilaksanakan berdasarkan gaya gravitasi terhadap orang tersebut adalah :

W = m g h = (70)(10)(15) = 10.500 Joule.

Kemudian daya yang bisa dihasilkan saat orang tersebut menaiki tangga ialah :

P = W / t = 10.500 / 180 = 58,3 Joule/sekon.

BACA JUGA:

Demikain ulasan singkat penjelasan materi Daya meliputi pengertian, rumus,  satuan daya, perbedayaan daya energi, perbedaan daya, usaha, lambang daya, dimensi dari daya dan contoh soalnya. Semoga dengan ada penjelasan diatas bisa membantu kegiatan belajar kalian.