Pengertian Gaung, Gema, Perbedaan dan Contohnya

Materi Gaung Gema Perbedaan Contoh

Pengertian Gaung, Gema, Perbedaan Manfaat, dan Contohnya. Apa perbedaan Gaung dan Gema? Salah satu bentuk punyi pantul ini akan di pelajari oleh sobat pelajar sejak duduk di kelas SD. Pelajaran yang membahas mengenai gaung memang merarik untuk dibahas yang tentunya lewat adanya praktek. Gaung dan Gema mempunyai beberapa perbedaan dan kali ini laman pendidikan rumuspendidikan.com akan mengulasnya untuk sobat semua.

Mempelajari pelajaran IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) memang menyenangkan sebab banyak hal yang terjadi di sekitar secara alamiah mempunyai makna dan asalnya banyak yang belum kita ketahui. Istilah-istilah dalam ilmu alam ini ada banyak sekali untuk dipelajari salah satunya adalah definisi dari Gaung dan Gema ini.

Contoh gaung dan gema juga pastinya akan menjadi pokok pembahasan kali ini untuk mempermudah sobat pelajar dalam menguasai materi ini. Sebelum mempelajari arti Gaung dan Gema, laman kami telah membahas terlebih dahulu materi tentang  Efek Compton yang meliputi definisi, penerapan dalam kehidupan sehari-hari, hamburan, serta rumus dan contoh soal tentang efek compton.

Pelajari juga materi lainya yang membahas tentang arti Besaran, pengukuran, sataun dan beberapa contohnya. Kembali ke materi, jika Gaung dan Gema ini mempunyai beberapa faktor agar timbul efek tertentu. Lalu apa saja manfaat gaung dan gema ini? Untuk menemukan jawaban tersebut sobat bisa membaca artikel pengertian gaung dan gema ini sampai selesai ya.

Pengertian Gaung dan Gema

Penjelasan materi yang membahas mengenai gaung dan gema ini sangatlah penting. Bahkan dalam soal ujian akan sering muncul jadi wajib diperhatikan dan fokus dengan materi yang sobat baca. Baiklah, langsung saja kita bahas satu per satu mengenai apa itu Gaung dan arti Gema serta lengkap dengan manfaat, perbedaan dan contohnya.

Gaung

Definisi Gaung merupakan bunyi pantul yang datang sebelum bunyi asli selesai diucapkan. Gaung ini dapat tercipta ketika sumber gelombang suara memiliki jarak yang dekat.

Sebenarnya gaung mempunyai dampak kurang baik atau nilai merugikan bagi beberapa pihak tertentu. Contoh sederhana saja ketika sobat menonton film bioskop, akibat adanya bunyi pantul yang disebabkan dinging bioskop suara yang terdengar dari film tidak akan terdengar dengan jelas.

Untuk mengatahi hal tersebut pihak Bioskop dengan memasang peredam suara seperti stearofoam, karpet, gabus, kapas, atau wool pada dinding – dinding supaya mampu meredak suata yang dihasilkan agar tidak terjadi bunyi pantul.

Gema

Definisi Gema merupakan bunyi pantul yang muncul setelah bunyi asli selesai diucapkan. Suara yang terpantul dari gema akan terdengar dengan jelas walau membutuhkan waktu tergantung jarak pantul bunyi tersebut.

Ketika sobat pelajar mengeluarkan sebuah suara, terkadang kita mendengar suara pantulan dan itu bisa juga disebut dengan gema. Perambatan suara pada dinding atau media tertentu bisa dikatagorikan menjadi gaung maupun gema.

Suara pantulan yang muncul ini bisa di katagorikan unik, sebab ketika dalam gua, dalam banguna kosong, atau mengeluarkan suara pada tong kosong bisa terjadi pemantulan suara sehingga bisa di sebut gema.

Perbedaan Gaung dan Gema

Inilah rangkumkan perbedaan gaung dan gema yang disini telah kami bagi berdasarkan perbedaan, pemantulan suara, jarak sumber suara, datangnya suara pantul, manfaat maupun hasil pantulanya.

Dari tabel keterangan di atas dapat dijelaskan jika Gema mempunyai jarak sumber suara yang jauh dengan penghalang gelombang. Ada contoh sederhana dari gema ini yaitu ketika seseorang yang berteriak di ruangan yang luas seperti gunung atau perbukitan, maka suaranya akan lebih terdengar lebih jelas.

Pelajari juga:

Namun akan berbeda jika dilihat dari jarak sumber suara, gaung mempunyai jarak sumber suara yang dekat dengan penghalang gelombang. Ketika sobat berteriak di sebuah ruangan yang sempit, maka jenis suara pantulan yang akan muncul adalah gaung.

Contoh Gaung dan Gema

Selanjutnya mari kita bahas beberapa contoh-contoh dari gaung dan gema ini. Mungkin secara tidak sadar sobat pernah melakukanya secara sengaja maupun tidak sengaja. Bahkan dalam kehidupan sehari-hari gaung maupun gema sering terjadi di sekitar kita.

Contoh Gaung

Contoh sederhana dari gaung, saat sobat berada di rungan kosong dan hampa dan bersuara auwoow, maka suara yang sobat keluarkan tidak akan terdengar dengan jelas karena terganggu suara pantul yang di hasilkan.

Suara yang terucap : “au– wo– ow”

Maka suara yang dipantulkan : “au–wo– ow” (suara pantulan ini bertabrakkan) atau dapat juga menjadi “au– uw – uw – wo-oww ”.

Contoh Gema

Adapun contoh dari gema adalah saat kita mengucapkan suara: “au – wo –oww”

Suara pantul yang dihasilkan: “au – wo – oww” (suara pantulan ini memerlukan waktu tergantung dinding pantul yang akan memantulkannya dan suaranya akan terdengar dengan jelas).

Manfaat Gaung dan Gema

Adapun manfaat dari pantulan suara yang dihasilkan dari gema dapat menjadi sebuah alat ukur kedalaman laut atau jarak dari sumber bunyi ke dinding pemantul.

Prinsip yang digunakan gema adalah penggunaanya untuk mengukur kedalaman laut memakai prinsip kerja sonar. Adapun sinyal gelombang suara akan dikirim ke dasar laut, Kemudian gelombang bunyi tersebut akan terpantul ke permukaan laut dalam jangka waktu tertentu. Hasil dari perambatan waktu inilah yang akan di olah dan para ahli akan menyimpulkan adanya kedalaman laut tersebut.

Adapun pengukuran kedalaman laut menggunakan persamaan sebagai berikut ini:

S = ½ . v . t

Keterangan:

S = Kedalaman laut (m)
v = Cepat rambat bunyi dalam air (v/s)
t = Selang waktu dari bunyi asli yang dikirimkan sampai dengan bunyi pantulan terdengar atau diterima (s).

 

Memang asik mempelajari Gaung dan Gema ini, sebenarnya jika kita jabarkan lagi bisa lebih luas lengkap dengan contoh yang kita alami di kehidupan sehari-hari.

Itulah materi pelajaran fisika mengenai Gaung, Gema, Perbedaan dan Contohnya. Pelajari juga materi yang membahas mengenai materi pelajaran pengertian atmosfer dan juga rumus daya, semoga bermanfaat.