Pengertian Ideologi Fasisme, Ciri, Sifat, Unsur, Tujuan, Kelebihan dan Kekurangan


Pengertian Ideologi Fasisme Definisi Ciri Sifat Unsur Tujuan Kelebihan dan Kekurangan

Pengertian Ideologi Fasisme, Ciri, Sifat, Unsur, Tujuan, Kelebihan dan Kekurangan. Materi pembahasan tentang ideologi fasisme yang meliputi definisi, ciri-ciri, sifat, unsur, tujuan serta keunggulan dan kelemahan ideologi fasisme. Ada banyak sekali jenis ideologi yang dijadikan pedoman oleh berbagai negara di dunia, salah satunya adalah negara yang menganut ideologi fasisme.

Berbicara tentang ideologi, pada artikel sebelumnya kami juga telah membahas tentang definisi ideologi kapitalisme dan juga ciri-ciri ideologi sosialisme yang dapat sobat pelajari di halaman lainnya. Dan tentunya masih banyak lagi jenis ideologi yang bisa sobat pelajari di situs ini.

Sedangkan untuk hari ini tim redaksi RUMUSPELAJARAN.COM akan mencoba mengulas materi tentang definisi ideologi fasisme, sebagaimana tujuan sobat berkunjung ke blog ini.

Langsung saja tidak usah panjang lebar lagi, berikut ini adalah penjelasan tentang ideologi fasisme yang meliputi pengertian, ciri, sifat, unsur, tujuan serta kelebihan dan kekuranga ideologi fasisme.

Pengertian Ideologi Fasisme

Pengertian Ideologi ialah kumpulan gagasan atau ide-ide. Kemudian arti Ideologi dalam sebuah Negara adalah tujuan, visi atau cara memandang sesuatu.

Sedangkan pengertian Fasisme adalah gerakan radikal ideologi nasionalis otoriter politik. Dalam ideologi Fasis, suatu negara diatur berdasarkan perspektif korporatis, nilai, dan sistem, termasuk juga sistem politik dan ekonomi.

Jadi kesimpulannya, Ideologi Fasisme merupakan sebuah paham politik yang menjunjung tinggi kekuasaan absolut tanpa demokrasi.

Ciri-ciri Ideologi Fasisme

Berikut ini adalah ciri-ciri dari negara yang menganut idelogi fasisme:

  • Sistem pemerintahan satu partai.
  • Pemerintahan bersifat otoriter dan totaliter.
  • Tidak rasional.
  • Tidak mengakui persamaan derajat manusia.
  • Tidak mengakui oposisi.
  • Negara dijadikan alat permanen untuk mencapai tujuan negara.
  • Mempercayai adanya perbedaan antara orang yang memerintah dan yang diperintah, antara elite dan massa.
  • Membenci kemerdekaan berbicara dan berkumpul.

Sifat Ideologi Fasisme

Ideologi Fasisme sendiri memiliki beberapa sifat, diantaranya adalah sebagai berikut.

1. Rasisme

Rasisme adalah paham yang menerapkan penggolongan atau pembedaan di dalam masyarakat berasarkan ciri-ciri fisik, seperti warna kulit. Rasisme juga dapat diartikan sebagai paham diskriminasi suku, agama, ras, golongan untuk tujuan tertentu.

2. Militerisme

Militerisme adalah pemerintahan yang dilandasi dengan jaminan keamanan pada kekuatan militer. Mengklaim bahwa perkembangan dan pemeliharaan militer merupakan tujuan terpenting dari masyarakat.

Oleh sebab itu, pertimbangan militer lebih diutamakan. Bahkan bagi mereka yang ikut andil dalam dinas militer pun diberikan perlakuan yang istimewa.

3. Ultra Nasionalis

Ultra Nasionalis adalah sikap membanggakan suatu negara (negaranya sendiri) secara berlebihan dan sangat merendahkan negara yang lain. Akibat dari sikap ini adalah dapat memancing pertengkaran atau peperangan.

4. Imperialisme

Imperialisme adalah politik untuk menguasai seluruh dunia (dengan paksaan) untuk kepentingan diri sendiri yang dibentuk sebagai imperium (hak memerintah) nya.

Unsur-unsur Fasisme

Pelopor dan tokoh Ideologi Fasisme ialah Nazisme Hitler dengan bukunya Mein Kampft, dan Mussolini dengan Doktrine of Fascism. Dan berikut ini adalah 7 unsur pokok fasisme:

  • Pemerintahan oleh kelompok elit.
  • Totaliterisme.
  • Rasialisme dan imperialisme.
  • Fasisme memiliki unsur menentang hukum dan ketertiban internasional.
  • Ketidakpercayaan pada kemampuan nalar.
  • Pengingkaran derajat kemanusiaan.
  • Kode perilaku yang didasarkan pada kekerasan dan kebohongan.

Tujuan Ideologi Fasisme

Sedangkan untuk tujuan fasisme secara umum ialah membuat individu dan masyarakat berpikir dan bertindak secara seragam. Para fasisme mengandalkan kekuatan dan kekerasan bersama semua metode propaganda bahkan genosida untuk mencapai tujuannya.

Kelebihan dan Kekurangan Ideologi Fasisme

Sama halnya dengan idelogi lainnya, Negara yang menganut paham fasisme ini tentunya juga mempunyai keunggulan dan kelemahan tersendiri.

Kelebihan Ideologi Fasisme

Berikut ini adalah keunggulan dari Negara yang menganut ideologi fasisme:

  • Pemerintahan dipegang oleh ahlinya.
  • Mempunyai rasa kesatuan nasional.
  • Bisa mengambil keputusan pemerintahan yang cepat.
  • Mempunyai tingkat pengawasan dan disiplin yang tinggi.

Kekurangan Ideologi Fasisme

Dan berikut ini adalah kelemahan dari Negara yang menganut ideologi fasisme:

  • Diktaktor fasis dan pemerintah yang memimpin mengandalkan kekuatan yang brutal, pertumpahan darah dan agresi.
  • Dengan tekanan dan kekerasan diharapkan dapat menjadikan rakyat gemetar ketakutan.
  • Kekerasan menjadi hukum, mengirim gelombang teror ke seluruh rakyat melalui polisi rahasia dan miliki fasis yang melumpuhkan rakyat dengan rasa takut.

Negara yang Menganut Ideologi Fasisme

Fasis muncul dan berkembang di negara-negara yang relatif lebih makmur dan secara teknologi lebih maju, seperti:

  • Italia
  • Jerman
  • Spanyol
  • Jepang

Demikianlah materi pembahasan tentang pengertian ideologi fasisme, ciri, sifat, unsur, tujuan, serta kelebihan dan kekurangan negara dengan ideologi fasisme. Jangan lupa pelajari juga materi tentang definisi ideologi pancasila dan juga fungsi norma dalam kehidupan sehari-hari.