Pengertian Ideologi, Fungsi, Ciri, Macam dan Jenis


Pengertian Ideologi Definisi Fungsi Ciri Macam dan Jenis

Pengertian Ideologi, Fungsi, Ciri, Macam dan Jenis. Pembahasan materi tentang ideologi yang melipui arti atau definsi ideologi secara umum maupun pengertian ideologi menurut para ahli serta beberapa fungsi ideologi, ciri-cirinya, macam-macam ideologi dan juga jenis-jenis ideologi yang banyak dianut oleh negara-negara di seluruh dunia. Salah satunya adalah ideologi pancasila yang mana merupakan dasar negara Indonesia.

Kami yakin terdamparnya sobat di blog ini lantaran sedang mencari referensi mengenai maksud dari ideologi, entah itu hanya untuk menambah wawasan saja ataupun untuk mengerjakan tugas dari sekolah.

Sangat pas seklai karena hari ini tim redaksi RUMUSPELAJARAN.COM akan mencoba membahas materi tentang definisi idologi lengkap dengan ciri khas, macam, jenis dan fungsi dari ideologi itu sendiri. Namun sebelum itu ada baiknya jika sobat juga mempelajari beberapa materi yang telah kami sajian sebelumnya seperti sejarah PPKI dan juga macam-macam norma yang harus sobat ketahui.

Silahkan sobat catat poin-poin penting dari materi ideologi ini agar tidak lupa nantinya. Oke langsung saja menuju ke tema kita hari ini tentang ideologi yang meliputi definisi ideologi secara etimologis, secara umum dan menurut para ahli, serta fungsi, ciri, macam dan jenis ideologi.

Pengertian Ideologi

Pengertian Ideologi secara umum adalah kumpulan ide-ide dasar, gagasan, keyakinan dan kepercayaan yang bersifat sistematis sesuai dengan arah dan tujuan yang ingin dicapai dalam kehidupan nasional suatu bangsa dan negara.

Kemudian Secara etimologis kata “Ideologi” berasal dari bahasa Perancis, yaitu Idéo dan Logie. Dimana idéo artinya adalah ide, cita-cita, melihat, dan Logie artinya adalah logika atau rasio. Istilah itu pertama kali dikemukakan oleh seorang filsuf asal Perancis yang bernama Destutt de Tracy.

Melihat dari arti ideologi diatas, ideologi juga dapat didefinisikan sebagai seperangkat ide yang membentuk keyakinan dan paham untuk mewujudkan cita-cita manusia.

Namun ada juga yang menganggap bahwa ideologi itu adalah visi yang komprehensif, yang digunakan sebagai cara pandang terhadap semua hal secara umum dan beberapa arah filosofi yang diajukan oleh kelas dominan pada seluruh anggota masyarakat.

Ideologi sendiri sangat erat hubungannya dengan berbagai bidang kehidupan manusia, seperti:

  • Sosial
  • Kebudayaan
  • Politik (Hukum, Pertahanan dan Keamanan)
  • Agama

Pengertian Ideologi Menurut Para Ahli

Untuk lebih jelasnya silahkan simak juga beberapa pendapat para ahli mengenai pengertian ideologi berikut ini.

C.C. Rodee

Pengertian ideologi menurut C.C. Rodee adalah berbagai gagasan yang secara logis berhubungan dan mengidentifikasikan nilai-nilai yang memberi keabsahan bagi institusi dan pelakunya.

Karl Marx

Pengertian ideologi menurut Karl Marx adalah alat untuk mencapai kesetaraan dan kesejahteraan bersama dalam masyarakat.

Descartes

Pengertian ideologi menurut Descartes adalah inti dari semua pemikiran manusia.

Francis Bacon

Pengertian ideologi menurut Francis Bacon adalah sintesa pemikiran mendasar dari suatu konsep hidup.

Drs. Moerdiono

Pengertian ideologi menurut Drs. Moerdiono adalah a system of ideas yang akan mensistematisasikan seluruh pemikiran tentang kehidupan ini dan melengkapinya dengan sarana serta kebijakan dan strategi yang bertujuan agar dapat menyesuaikan keadaan nyata dengan nilai-nilai yang terkandung dalam filsafat yang menjadi induknya.

Gunawan Setiardjo

Kemudian pengertian ideologi menurut Gunawan Setiardjo adalah kumpulan ide atau gagasan atau aqidah ‘aqliyyah (akidah yang sampai melalui proses berpikir) yang memunculkan aturan-aturan dalam kehidupan.

Ali Syariati

Sedangkan Ali Syariati berpendapat bahwa ideologi merupakan suatu keyakinan dan gagasan yang ditaati oleh suatu kelompok, suatu kelas sosial, suatu bangsa, atau suatu ras tertentu.

Fungsi Ideologi

Ideologi sendiri bisa dipelajari, diformulasikan, hingga dimasukkan dalam tataran abstrak di dalam pikiran dan jiwa manusia. Ideologi juga dapat dijadikan sebagai landasan berpikir dan cara pandang manusia dalam menafsirkan dan memahami dunia.

Kemudian secara umum ideologi dapat berfungsi sebagai berikut ini:

  • Dapat memberikan motivasi kepada individu dalam menggapai tujuan hidup.
  • Dapat dijadikan sebagai sumber inspirasi norma dan nilai sosial.
  • Dapat dijadikan sebagai panduan bagi individu dalam menemukan identitas diri.
  • Dapat dijadikan sebagai pemandu tindakan sosial individu di masyarakat.

Beberapa pakar di bidangnya juga memberikan berpendapatnya mengenai fungsi ideologi, antara lain adalah:

  • (Setiardja, 2001): Ideologi berfungsi sebagai jembatan pergeseran kendali kekuasaan dari generasi tua (founding fathers) dengan generasi muda.
  • (Hidayat, 2001): Ideologi berfungsi sebagai kekuatan yang mampu memberi semangat dan motivasi individu, masyarakat, dan bangsa untuk menjalani kehidupan dalam mencapai tujuan.
  • (Cahyono, 1986): Idelogi berfungsi sebagai sarana untuk memformulasikan dan mengisi kehidupan manusia secara individual.

Ciri-ciri Ideologi

Berikut ini adalah beberapa ciri-ciri dari Ideologi:

  • Memiliki derajat tertinggi sebagai nilai hidup kebangsaan dan kenegaraan.
  • Mewujudkan suatu asas kerohanian, pandangan dunia, pandangan hidup, pedoman hidup, pegangan hidup yang dipelihara, diamalkan, dilestarikan kepada generasi berikutnya, diperjuangkan, dan dipertahankan dengan kesediaan berkorban.

Macam-macam Ideologi

Untuk ideologi sendiri terbagi menjadi dua macam, yakni ideologi terbuka dan ideologi tertutup. Berikut ini adalah penjelasan dari ideologi terbuka dan deologi tertutup.

1. Ideologi Terbuka

Ideologi terbuka adalah pandangan hidup yang tidak bersifat kaku, bersifat dinamis, serta fleksibel dalam berkembang dan bertumbuh mengikuti tuntutan perkembangan zaman.

Ciri-ciri ideologi terbuka:

  • Bersifat dinamis dan reformis.
  • Hasil musyawarah dan konsensus masyarakat.
  • Merupakan cita-cita yang sudah hidup dalam masyarakat.
  • Berupa nilai-nilai dan cita-cita yang berasal dari dalam masyarakat sendiri.

2. Ideologi Tertutup

Kemudian untuk ideologi tertutup ialah Pandangan hidup yang bersifat kaku, mutlak, dan tidak dapat diubah-ubah kembali sehingga ajaran yang menentukan tujuan serta norma politik dan sosial tidak dapat dipersoalkan lagi.

Ciri-ciri ideologi tertutup:

  • Bukan berupa nilai dan cita-cita.
  • Kepercayaan dan kesetiaan ideologis yang kaku.
  • Bukan merupakan cita-cita yang sudah hidup dalam masyarakat.
  • Terdiri atas tuntutan konkret dan operasional yang diajukan secara mutlak.

Jenis-jenis Ideologi

Sebenarnya ada banyak sekali jenis-jenis ideologi di dunia, namun ada beberapa yang cukup menarik untuk dibahas. Berikut ini adalah beberapa jenis ideologi dan penjelasan singkatnya:

1. Ideologi Sosialisme

Ideologi sosialisme adalah kesetaraan sosial yang mana pemerintah memiliki peran dominan atas individu. Dalam ideologi sosialisme, tidak ada pengakuan atas hak milik pribadi.

2. Ideologi Nasionalisme

Ideologi nasionalisme adalah kesadaran dan semangat cinta tanah air dan bangsa yang ditunjukkan melalui sikap individu dan masyarakat.

3. Ideologi Liberalisme

Ideologi liberalisme adalah kebebasan individu dan menjunjung tinggi kesetaraan di dalam masyarakat suatu negara. Hak-hak dasar setiap orang harus dilindungi oleh negara.

4. Ideologi Kapitalisme

Ideologi kapitalisme adalah kebebasan individu untuk melakukan akumulasi kapital individual. Dalam ideologi kapitalisme ini, negara tidak diperbolehkan untuk ikut campur dalam upaya memperkaya diri yang dilakukan oleh seseorang.

5. Ideologi Feminisme

Ideologi feminisme adalah perjuangan kesetaraan hak dan tanggung jawab bagi perempuan dalam politik, ekonomi, budaya, ruang pribadi dan ruang publik.

6. Ideologi Marxisme

Sedangkan untuk ideologi marxisme ini adalah idelogi yang muncul dari pemikiran Karl Marx. Dimana Karl Marx menyusun suatu teori besar yang berkaitan dengan sistem ekonomi, sistem sosial, dan sistem politik.

Demikianlah pembahasan materi tentang pengertian ideologi secara etimologi, secara umum dan juga definisi ideologi menurut para ahli, serta fungsi, ciri, macam dan jenis-jenis ideologi.