Pengertian Jurnal, Jenis, Fungsi, Manfaat, Prinsip dan Contohnya


Materi Jurnal Jenis Fungsi Manfaat Prinsip Contoh

Pengertian Jurnal, Jenis, Fungsi, Manfaat, Prinsip dan Contohnya. Pembahasan materi jurnal lengkap dengan prinsip, jenis, dan juga manfaat dari menggunakan jurnal itu sendiri. Akan kami sampaikan pulang fungsi dan contoh penggunaan jurnal untuk mempermudah dalam pencatatan jual-beli sebagai bukti transaksi. Dalam suatu usaha tentu diperlukan pencatatan gunanya untuk mengetahui untuk dan rugi dalam suatu usaha. Apakah wajib menggunakan jurnal? tentu tidak diwajibkan, hal ini sering dilakukan oleh perusahaan yang sudah besar agar mudah dalam mengaudit dana masuk dan keluar.

Pembahasan mengenai jenis-jenis jurnal mungkin akan kami sampaikan secara rapi dengan cara sobat pelajar menyiapkan buku catatan atau mengcopi artikel ini dan bisa dipelajari di smartphone atau laptop kamu. Adapun jenis jurnal ada beberapa sesuai dengan penggunaan dan kebutuhan. Selanjutnya kita perlu tahu apa saja fungsi dari jurnal itu sendiri. Apabila belum paham bisa belajar dulu atau bertanya kepada ahlinya, sebab ada beberapa orang atau kelompok yang menawarkan jasa pembuatan jurnal penjualan.

Jika dipelajari lebih rinci manfaat jurnal sendiri bisa diarasakan oleh perusahaan untuk mengelola anak perusahaan. Apabila masih duduk di bangku sekolah SMK jurusan Akuntansi tentu akan di ajarkan dasar-dasar dalam pembukuan seperti modal, pengeluaran, DP maupun piutang dan lainya. Hal-hal tersebut akan terdapat dalam jurnal yang telah disusun dengan rapi oleh jasa penyedia jurnal atau lainya.

Pada kesempatan sebelumnya laman pendidikan rumuspalajaran.com telah membuat artikel mengenai perbedaan ekonomi makro dan makro lengkap dengan ciri, tujuan dan materi tata surya lengkap dengan sejarah, teori susunan beserta gambarnya. Kembali ke topik pemabahasan mengenai cara membuat dan menggunakan jurnal tidak sulit hanya perlu telaten dan teliti. Untuk lebih aman dalam menggunakan jurnal ada sebuah aplikasi/software jurnal yang gunanya lebih simple dan mudah.

Baiklah untuk itu segera saja kita sampaikan materi penting ini yang diawali dari pengertian, jenis, manfaat, fungsi dan contoh jurnal supaya sobat pelajar lebih paham. Silahkan siapkan buku catatan dan sekiranya ada hal yang penting bisa langsung dicatat atau disave ke dalam catatan smartphone ataupun laptop.

Pengertian Jurnal

Jurnal ialah semua transaksi keuangan suatu badan usaha atau organisasi yang dicatat secara kronologis dan bertujuan untuk pendataan, termasuk di dalamnya jumlah transaksi, nama-nama transaksi baik memengaruhi atau dipengaruhi, dan waktu transaksi berjalan. Proses pencatatan ini disebut penjurnalan. Jurnal dikenal juga sebagai buku pemasukan utama books of original entry karena menjadi tempat terjadinya pencatatan transaksi pertama atau penyesuaian pemasukan adjusting entries.

Jurnal dibagi menjadi 2 bagian,yaitu:

  • Transaksi belum dibayar ( prepayments ),terdiri dari beban belum dibayar (prepaid expenses) dan pendapatan (unearned revenues)
  • Transaksi dibayar ( accruals ),terdiri dari beban dibayar dan pendapatan (accrued revenues)

Jenis Jurnal

Ada dua jenis jurnal yang saat ini sering diajarkan di sekolah maupun perguruan tinggi yakni jurnal umum dan jurnal khusus, berikut pembahasanya untuk anda sobat pelajar:

  1. Jurnal umum ialah catatan akuntansi permanen yang pertama (book of original entry), yang digunakan untuk mencatat transaksi keuangan perusahaan secara kronologis dengan menyebutkan akun yang di Debit maupun yang di Kredit. Jurnal umum. Dipergunakan untuk mencatat transaksi-transaksi yang tidak masuk dalam jurnal khusus, misalnya pencatatan depresiasi aset tetap.
  2. Jurnal khusus, dipergunakan untuk mencatat transaksi-transaksi secara spesifik berdasarkan jenis, sesuai kebutuhan perusahaan.

Jenis jurnal khusus yang sering dipergunakan adalah:

  • Jurnal penjualan ( semua penjualan secara kredit)
  • Jurnal penerimaan kas (semua penerimaan kas secara tunai)
  • Jurnal pengeluaran kas ( Semua pengeluaran kas secara tunai)
  • Jurnal pembelian (semua pembelian secara kredit)

Fungsi Jurnal

Ada beberapa fungsi saat menggunakan jurnal ini dalam siklus akuntansi mempunyai lima fungsi penting untuk sebuah perusahaan jasa, adapun fungsinya ada lima yaitu:

Fungsi historis

Jurnal merupakan kegiatan mencatat semua transaksi keuangan secara kronologis atau berurutan sesuai dengan tanggal terjadinya.

Fungsi mencatat

Jurnal merupakan pencatatan yang lengkap terperinci, artinya semua transaksi dengan sumbernya harus dicatat tanpa ada yang ketinggalan.

Fungsi analisis

Jurnal menganalisis transaksi untuk menentukan akun yang harus di Debit maaupun yang di Kredit.

Fungsi instruktif

Jurnal merupakan perintah memposting dalam buku besar baik yang di Debit maupun yang di Kredit sesuai hasil analisis dalam jurnal.

Fungsi informative

Jurnal memberikan keterangan kegiatan perusahaan secara jelas.

Manfaat Jurnal

Berikut ini beberapa manfaat ketika suatu perusahaan mempunyai catatan jurnal yaitu:

  1. Mengetahui akan timbul pertambahan atau pengurangan suatu perkiraan.
  2. Mengetahui jumlah yang akan dicatat di satu atau lebih perkiraan.
  3. Mengetahui jumlah yang di debit atau di kredit bahwa harus seimbang.
  4. Untuk tanda (referensi) supaya dapat diketahui suatu jumlah telah di posting ke perkiraan yang tepat di buku besar sesuai perkiraannya.
  5. Dibuat referensi (tanda) agar diketahui suatu jumlah telah dilakukan posting ke perkiraan yang tepat di buku besar, sesuai nomor perkiraannya.

Prinsip Jurnal

Ketika suatu perusahaan CV, PT maupun toko akan menggunakan jurnal perlu memperhatikan prinsip dasar diantaranya:

  1. Melakukan identifikasi atas bukti transaksi keuangan yang dikerjakan perusahaan, contoh dari bukti transaksi antara lain faktur, kuitansi, nota, memo dan sebagainya.
  2. Menentukan akun apa saja yang terpengaruh dengan transaksi yang terjadi dan menggolongkannya kedalan jenis harta, utang ataupun modal.
  3. Menetapkan pengurangan atau penambahan terhadap akun yang terkait dengan transaksi yang dilakukan.
  4. Menetapkan untuk mendebit atau mengkredit akun yang terkait dengan transaksi yang terjadi, sebelumnya kalian harus sudah menguasai cara menentukan debit-kredit dalam suatu akun.
  5. Mencatat transaksi ke dalam jurnal umum yang sesuai dengan bukti transaksi yang dilakukannya.

Contoh Jurnal

Berikut ini kami berikan satu contoh perusahaan PT Maju Jaya akan menggunakan jurnal di bulan Januari 2025, antara lain:

  • Tanggal 1: Pembelian ATK tunai sebesar Rp. 3.500.000
  • Tanggal 2: Pembayaran sewa gedung tunai sebesar Rp. 250.000
  • Tanggal 3: Pembayaran listrik
    Dst.

Memang menggunakan jurnal wajib melakukan pencatatan supaya lebih aman ada bukti otentik, namun jurnal umum dapat dilakukan melalui software akuntansi seperti moka pos dll, dengan software akuntansi, kita tak perlu repot lagi menyusun jurnal umum secara manual,jurnal merupakan software akuntansi online dengan berbagai fitur unggulan, dalam software akuntansi online Jurnal.

Kita dapat membuat jurnal umum dengan mudah, cepat dan terperinci, selain itu, software ini juga dapat menyajikan data secara realtime sehingga kalian dapat lebih fokus dalam mengembangkan bisnis. Demikianlah pembelajaran mengenai Pengertian Jurnal lengkap dengan jenis, fungsi, manfaat, prinsip dan contohnya, semoga bisa membantu anda yang membutuhkan.