Pengertian Komet, Ciri, Proses, Bagian, Karakteristik, Jenis dan Contoh


Materi Komet Ciri Proses Bagian Karakteristik Jenis Contoh

Pengertian Komet, Ciri, Proses, Bagian, Karakteristik, Jenis dan Contoh. Materi pelajaran Komet dilengkapi penjelasan proses-proses, ciri dan bagian-bagianya. Jenis-jenis komet dan juga karakteristiknya juga akan disampaikan laman rumuspelajaran pada kesempatan kali ini. Mungkin sudah banyak yang mendengar mengenai fenomena Komet entah itu dari guru, teman, televisi maupun yang lainya. Komet ini memang berada di luar angkasa dan menjadi fenomena yang sering terjadi setiap beberapa tahun sekali.

Pada pelajaran sekolah Bapak/Ibu guru akan menyampaikan ciri-ciri komet secara detail meliputi ekor, inti maupun koma. Para guru biasanya akan menjelaskan materi pelajaran ini menggunakan gambar komet yang telah di foto saat fenomena itu terjadi. Bintang komet sering juga disebut bintang berekor dan mempunyai orbit lonjong, selain itu komet juga diselimuti awan dan gas seperti yang akan kita jelaskan nanti di artikel ini. Untuk memperjelas materi komet ini para ahli juga menjelaskan apa saja bagain-bagian yang terdapat pada Komet.

Ada beberapa fakta unik mengenai Komet ini, bagi yang belum tahu dan masih penasaran silahkan baca sampai selesai. Supaya materi tidak cepat lupa segera siapkan buku catatan. Atau mungkin sobat pelajar yang mencari info komet ini di internet bisa langsung saja copy dan paste-kan di Microsoft Word maupun Notepad. Pada kesempatan sebelumnya laman pendidikan RUMUSPELAJARAN.COM telah memposting artikel mengenai materi jenis-jensi jurnal lengkap dengan prinsip, dan juga manfaat serta penjelasan materi tata surya lengkap dengan sejarah, teori susunan beserta gambarnya.

Komet ini mempunyai bentuk yang sangat panjang berdasarkan informasi yang telah di dapatkan oleh ahli perbintangan. Baiklah dari pada penasaran selanjutnya mari kita bahas satu persatu mengenai definisi Komet secara umum, istilah dan menurut para ahli. Mari kita lihat penjelasan mengenai orbit, jenis, nama-nama komet dan juga manfaatnya.

Pengiertian Komet

Komet Merupakan benda langit yang mengelilingi matahari dengan garis edar berbentuk lonjong, parabolis, atau hiperbolis.

Istilah komet ini berasal dari bahasa Yunani yaitu kometes yaitu rambut panjang. Istilah lainnya adalah bintang berekor yang tidak tidak tepat karena komet sama sekali bukan bintang. Adapun orang Jawa juga memberikan sebuah nama untuk komet yaitu lintang kemukus karena memiliki ekor mirip ‘kukus’ atau berdebu. Di samping itu, ekornya juga mirip buah kemukus yang dikeringkan.

Komet ini terbentuk dari es dan debu. Lalu komet terdiri dari kumpulan debu dan gas yang membeku pada saat berada jauh dari Matahari. Ketika mendekati Matahari, sebagian bahan penyusun komet menguap membentuk kepala gas dan ekor. Komet juga mengelilingi Matahari, sehingga termasuk dalam sistem tata surya.

Komet merupakan gas pijar dengan garis edar yang berbeda-beda. Panjang “ekor” komet dapat mencapai jutaan km. Beberapa komet menempuh jarak lebih jauh di luar angkasa daripada planet. Beberapa komet membutuhkan ribuan tahun untuk menyelesaikan satu kali mengorbit Matahari.

Komet merupakan benda angkasa yang mirip asteroid, tetapi hampir seluruhnya terbentuk dari gas (karbon dioksida, metana, air) dan debu yang membeku.Komet sering juga disebut dengan bintang berekor.

Komet memiliki orbit atau lintasan yang berbentuk elips, lebih lonjong dan panjang daripada orbit planet. Komet merupakan benda angkasa seperti lapisan batu yang terlihat mempunyai cahaya dikarenakan adanya gesekan-gesekan atom-atom di udara.

Ciri Komet

Inilah beberapa ciri dari komet antara lain sebagai berikut yang perlu sobat pelajar ketahui:

  1. Tersusun atas partikel debu dan es yang telah membeku
  2. Memiliki orbit atau lintasan yang berbentuk lonjong atau elips
  3. Sangat mudah terbakar, terlebih di bagian ekornya

Bagian Komet

Berikut ini merupakan bagian-bagian komet terdiri dari inti, koma, awan hidrogen, dan ekor lengkap dengan penjelasanya yaitu:

Inti

Merupakan bahan yang sangat padat, diameternya mencapai beberapa kilometer, dan terbentuk dari penguapan bahan-bahan es penyusun komet, yang kemudian berubah menjadi gas.

Koma

Merupakan daerah kabut atau daerah yang mirip tabir di sekeliling inti.

Lapisan Hidrogen

Merupakan  lapisan yang menyelubungi koma, tidak tampak oleh mata manusia. Diameter awan hidrogen sekitar 20 juta kilometer

Ekor

Merupakan gas bercahaya yang terjadi ketika komet lewat di dekat Matahari.

Karakteristik Komet

Inilah tiga karakteristik komet yang diantaranya yaitu:

  1. Komet adalah kelompok benda langit dengan diameter 8-25 km yang tidak termasuk ke dalam kelompok planet, bintang dan asteroid.
  2. Komet terdiri dari debu dan gas.
  3. Komet mempunyai 3 bagian utama, inti komet, koma dan ekor komet.
  4. Komet mengitari matahari dalam waktu yang berbeda beda dan biasanya orbit komet berbentuk elips.

Jenis Komet

Berikut ini jenis-jenis komet berdasarkan bentuk dan panjang lintasannya, komet dapat diklasifikasikan menjadi dua lengkap dengan jejak munculnya berdasarkan data yang pernah ada.

Komet Berekor Panjang

Komet ini mempunyai garis lintasannya sangat jauh melalui daerah-daerah yang sangat dingin di angkasa sehingga berkesempatan menyerap gas-gas daerah yang dilaluinya. Ketika mendekati Matahari, komet tersebut melepaskan gas sehingga membentuk koma dan ekor yang sangat panjang. Contohnya, komet Kohoutek yang melintas dekat Matahari setiap 75.000 tahun sekali dan komet Halley setiap 76 tahun sekali.

Komet Berekor Pendek

Merupakan komet dengan garis lintasannya sangat pendek sehingga kurang memiliki kesempatan untuk menyerap gas di daerah yang dilaluinya. Ketika mendekati Matahari, komet tersebut melepaskan gas yang sangat sedikit sehingga hanya membentuk koma dan ekor yang sangat pendek bahkan hampir tidak berekor. Contohnya komet Encke yang melintas mendekati Matahari setiap 3,3 tahun sekali.

Nama-nama Komet

Berikut ini merupakan nama-nama komet yang akan sobat pelajari, antara lain sebagai berikut.

  • Komet Kohoutek.
  • Komet Arend-Roland dan Komet Maikos yang muncul pada tahun 1957.
  • Komet Ikeya-Seki, ditemukan pada bulan September 1965 oleh dua astronom Jepang, yaitu Ikeya dan T. Seki.
  • Komet Shoemaker-Levy 9 yang hancur pada tahun 1994 (menghantam Jupiter.
  • Komet Hyakutake yang muncul pada tahun 1996.
  • Komet Hale-Bopp yang muncul pada tahun 1997 dan lainnya.
  • Komet Lovejoy
  • Komet Halley terakhir muncul pada tahun 1986 dan muncul setiap 76 tahun.
  • Komet Elenin
  • Komet Encke komet ini merupakan salah satu dengan orbit terpendek yaitu 3 tahun sekali.
  • Komet Brooks Ditemukan Juli 1911 penemunya William Robert Brooks dan nama belakangnya dijadikan nama
  • komet ini.
  • Komet Lulin Ditemukan pada 11 Juli 2007.
  • Komet Hartley Komet ini tampak setiap 6 tahun sekali.
  • Komet Kopff namanya berasal dari nama penemunya yaitu August Kopff. Diperkirakan tampak setiap 6 tahun sekali.
  • Komet Swan
  • Komet Bode ditemukan oleh Johann Elert Bode.
  • Komet Holmes ditemukan oleh Edwin Holmes.

Contoh Komet

Inilah beberapa komet yang telah di data dan pernah terlihat antara lain sebagai berikut:

  • Komet Halley, merupakan komet yang paling terkenal. Komet ini melintas dekat Bumi secara periodik, yakni terlihat pada setiap 75 – 76 tahun sekali. Diantaranya pernah terlihat pada tahun 1986.
  • Komet De Kock- Paraskevopoulos, terlihat pada tahun 1941
  • Komet Hale Bopp, terlihat pada tahun 1997
  • Komet Ikeya Seki, terlihat pada tahun 1965
  • Komet West, terlihat pada tahun 1976
  • Komet McNaught, terlihat pada tahun 2007
  • Komet Eclipse, terlihat pada tahun 1948
  • Komet Kohoutek, terlihat pada tahun 1973
  • Komet Bennet, terlihat pada tahun 1970
  • Komet Lovejoy C/2011 W3, terlihat pada tahun 2011
  • Komet Mellish, terlihat pada tahun 1917

Pelajarai Juga:

Itulah materi penjelasan Pengertian Komet lengkap dengan penjelasan ciri, proses, bagian, karakteristik, jenis dan contohnya, semoga bermanfaat dan terima kasih sudah mampir ke laman Rumuspelajaran.com.