Pengertian Nilai Sosial, Ciri, Sumber, Fungsi, Macam dan Contohnya


Pengertian Nilai Sosial Definisi Ciri Sumber Fungsi Macam dan Contohnya

Pengertian Nilai Sosial, Ciri, Sumber, Fungsi, Macam dan Contohnya. Pembahasan materi pelajaran tentang definisi nilai sosial baik secara umum maupun pengertian nilai sosial menurut para ahli, serta ciri-cirinya, sumber nilai sosial, fungsi nilai sosial, macam-macam nilai sosial dan contoh nilai sosial di dalam kehidupan masyarakat.

Pada artikel sebelumnya juga telah kami bahas mengenai pengertian pengertian diferensiasi sosial dan juga macam-macam pengendalian sosial. Hari ini tim redaksi RUMUSPELAJARAN.COM akan mencoba membahas tentang definis nilai sosial. Pasalnya kami yakin terdamparnya sobat di blog ini karena sedang mencari referensi penjelasan mengenai apa itu nilai sosial serta penjabarannya mulai ciri, jenis hingga contohnya.

Lantas apakah yang dimaksud dengan nilai sosial? Langsung saja simak penjelasan berikut ini mengenai pengertian nilai sosial yang meliputi ciri, sumber, fungsi, macam dan contohnya.

Agar tidak lupa ada baiknya sobat menyiapkan buku dan alat tulis untuk mencatat materi ini. Dengan mencatat poin-poin penting penjelasan nilai sosial berikut ini akan memudahkan sobat untuk mempelajari ulang nantinya.

Pengertian Nilai Sosial

Nilai sosial adalah nilai yang diyakini oleh suatu masyarakat, tentang apa yang dianggap baik dan apa yang dianggap buruk oleh masyarakat.

Sesuatu itu dapat dikatakan baik atau buruk, pantas atau tidak pantas harus ditentuan melalui proses menimbang terlebih dahulu. Hal ini sangat dipengaruhi oleh kebudayaan yang diyakini oleh masyarakat itu sendiri. Maka sangat wajar apabila antara masyarakat satu dengan yang lain terdapat perbedaan tata nilai.

Pengertian Nilai Sosial Menurut para Ahli

Untuk lebih jelasnya mari simak pendapat para ahli mengenai definisi nilai sosial berikut ini.

Woods

Menurut Woods , pengertian Nilai adalah petunjuk umum yang sudah lama berjalan serta mengarahkan tingkah laku dan kepuasan dalam kehidupan sehari-hari.

Kimball Young

Nilai menurut Kimball Young adalah asumsi yang abstrak dan sering tidak disadari mengenai apa yang dianggap penting di dalam masyarakat.

A.W.Green

Nilai menurut A.W.Green adalah kesadaran yang secara relatif berjalan disertai emosi terhadap objek.

Karel J. Veeger

Nilai menurut Karel J. Veeger adalah menyatakan sosiologi memandang nilai-nilai sebagai pengertian-pengertian (sesuatu di dalam kepala orang) mengenai baik tidaknya perbuatan-perbuatan. Jadi, nilai adalah pertimbangan moral atau hasil penilaian.

M.Z.Lawang

Nilai menurut M.Z.Lawang adalah gambaran mengenai apa yang diinginkan, berharga, yang pantas, dan bisa memengaruhi perilaku sosial dari orang yang bernilai tersebut.

Hendropuspito

Nilai menurut Hendropuspito adalah segala sesuatu yang dihargai masyarakat karena memiliki daya guna fungsional untuk perkembangan kehidupan manusia.

PELAJARI JUGA MATERI PKN TENTANG MACAM-MACAM NORMA YANG TELAH KAMI HADIRKAN DI HALAMAN LAINNYA

Ciri-ciri Nilai Sosial

Berikut ini adalah yang merupakan ciri-ciri nilai sosial:

  • Terbentuk melalui sosialisasi (proses belajar).
  • Disebarkan di antara warga masyarakat (bukan bawaan lahir).
  • Merupakan bagian dari usaha pemenuhan kebutuhan dan kepuasan sosial manusia.
  • Memiliki pengaruh yang berbeda antarwarga masyarakat.
  • Cenderung berkaitan satu sama lain dan membentuk sistem nilai.
  • Bervariasi antara kebudayaan yang satu dengan kebudayaan yang lain.
  • Dapat memengaruhi pengembangan diri sosial.
  • Merupakan konstruksi masyarakat sebagai hasil interaksi antarwarga masyarakat.

Fungsi Nilai Sosial

Nilai sosial memiliki fungsi tertentu di masyarakat, secara umum fungsi dari nila sosial adalah sebagai berikut:

  • Sebagai alat solidaritas bagi anggota-anggota kelompok dalam masyarakat.
  • Membentuk pola pikir dan pola tingkah laku anggota-anggota masyarakat.
  • Menyumbangkan seperangkat alat yang bisa digunakan untuk menetapkan derajat sosial dari individu atau kelompok di kehidupan masyarakat.
  • Penentu akhir bagi individu atau kelompok dalam memenuhi peran sosialnya di kehidupan bermasyarakat.
  • Sebagai media pengawas, dengan daya tekan dan daya ikat nilai bisa menuntun bahkan menekan manusia untuk berbuat baik dalam kehidupan bermasyarakat.

Sumber Nilai Sosial

Ada 3 hal yang menjadi sumber nilai sosial di dalam masyarakat, yaitu bersumber dari Tuhan, masyarakat, dan individu.

1. Nilai yang Bersumber dari Tuhan

Nilai yang bersumber dari tuhan ini diketahui melalui ajaran agama yang tertulis atau tertera di dalam kitab suci. Dimana terdapat nilai yang bisa memberikan pedoman dalam bertingkah laku dan bersikap dengan sesama di dalam ajaran agama tersebut.

Nilai yang bersumber dari Tuhan ini dapat dikenal dengan nilai theonom.

Contoh nilai yang bersumber dari tuhan adalah adanya nilai kasih sayang, kejujuran, ketaatan, hidup sederhana, dan lain sebagainya.

2. Nilai yang Bersumber dari Masyarakat

Nilai yang bersumber dari masyarakat yaitu masyarakat setuju atau sepakat mengenai suatu hal yang dianggap baik dan luhur, lalu dijadikannya sebagai pedoman dalah kehidupan sehari-hari.

Nilai yang bersumber dari masyarakat melalui hasil kesepakatan banyak orang disebut dengan nilai heteronom.

Contoh nilai yang bersumber dari masyarakat adalah bersikap sopan dan santun kepada orang tua, menghormati guru dan sebagainya.

3. Nilai yang Bersumber dari Individu

Pada dasarnya setiap individu memang memiliki suatu hal yang baik, penting, dan luhur. Sebagai contoh dari sumber nilai dari individu adalah gigih dalam bekerja. Dimana seseorang meyakini bahwa kerja keras merupakan hal yang sangat penting dalam meraih keberhasilan.

Seiring berjalannya waktu, nilai ini diikuti oleh orang lain dan akhirnya nilai tersebut akan menjadi milik bersama.

Namun pada kenyataannya, nilai sosial yang berasal dari individu sering “ditularkan” dengan cara memberi contoh perilaku sejalan dengan nilai yang dimaksud. Nilai yang bersumber dari individu ini juga dikenal dengan nilai otonom.

Peran Nilai Sosial

Peran penting nilai di dalam kehidupan bermasyarakat antara lain adalah sebagai berikut:

  • Sebagai pendorong, pengawas, dan penekan seseorang untuk berbuat baik.
  • Sebagai acuan dan sumber motivasi untuk melakukan sesuatu.
  • Sebagai petunjuk arah untuk bertindak/bersikap.
  • Sebagai alat solidaritas untuk mendorong kerjasama masyarakat sehingga dapat meraih tujuan yang tidak bisa diraih sendiri.
  • Sebagai pedoman masyarakat untuk berperilaku sesuai dengan nilai yang berlaku di lingkungannya.

Macam-macam Nilai Sosial

Nilai sosial terbagi menjadi beberapa jenis, antara lain adalah sebagai berikut.

Menurut Prof. DR. Notonegoro

Menurut Prof. DR. Notonegoro, nilai terbagai menjadi 3 macam, yaitu nilai material, nilai vital dan nilai kerohanian. Berikut ini adalah penjelasannya:

  • Nilai Material adalah sesuatu yang berguna untuk unsur fisik.

Contoh dari nilai material adalah sandang, pangan, dan papan

  • Nilai Vital adalah sesuatu yang berguna dalam kegiatan tertentu.

Contoh dari nilai vital adalah baju olah raga ketika ada kegiatan olahraga

  • Nilai Kerohanian adalah sesuatu yang berguna bagi batin atau nurani manusia.

Contoh dari nilai kerohanian adalah akal, estetika, dan religi.

Menurut Bentuk dan Wujud

Kemudian menurt bentuk dan wujud, nilai dapat dibedakan menjadi 2, yaitu nilai material/jasmani dan nilai immaterial/rohani.

  • Nilai material/jasmani adalah nilai konkret.

Contoh dari material/jasmani adalah gedung, jembatan, dan alat elektronik.

  • Nilai immaterial/rohani adalah nilai abstrak.

Contoh dari immaterial/rohaniadalah ideologi, politik, dan religi.

Menurut Cirinya

Sedangkan menurut cirinya, nilai dibagi menjadi 2 macam, yaitu nilai dominan atau penting dan nilai mendarah daging atau internalized value.

  • Nilai dominan/penting adalah nilai yang banyak menganutnya, lamanya orang menganut nilai tersebut, tinggi rendah usaha mencapainya, kebanggaan orang menggunakan nilai tersebut.
  • Nilai mendarah daging/internalized value adalah nilai yang sudah menjadi kepribadian dan kebiasaan seseorang. Ketika nilai itu dilanggar maka orang tersebut akan merasa bersalah atau kecewa. Contohnya adalah ketika seorang ayah yang tidak bisa menyelamatkan anaknya yang hanyut di sungai.

Demikianlah pembahasan materi tentang pengertian nilai sosial, ciri, sumber, fungsi, macam dan contohnya. Semoga bermanfaat bagi sobat yang sedang mencari referensi materi pelajaran tentang nilai sosial. Jangan lupa pelajari juga fungsi lembaga sosial dan juga definisi integrasi sosial yang telah kami sajikan di halaman lainnya.