Pengertian Past Continuous Tense, Rumus, Fungsi dan Contoh Kalimat


Pengertian Past Continuous Tense Macam Rumus Fungsi Contoh Kalimat

Pengertian Past Continuous Tense, Rumus, Fungsi dan Contoh Kalimat. Update materi past progressive tense yang meliputi definisi, jenis, rumus dan fungsinya, serta penggunaannya dalam kalimat positif, negatif dan tanya, termasuk penerapan past continuous dalam bentuk active & passive voice serta wh- question.

Melengkapi pembahasan materi 16 jenis tenses yang pernah kami hadirkan untuk sobat RUMUSPELAJARAN.COM, dimana sebelumnya telah kita bahas bersama yakni pelajaran bahasa inggris dengan tema present perfect continuous tense dan juga present continuous tense yang bisa sobat temukan di halaman lainnya.

Maka pada hari ini materi tenses akan kita lanjutkan pada pokok bahasan past continuous tense. Sebelum dimulai, jangan lupa sobat berdoa, kemudian siapkan alat tulis atau bisa juga laptop, dan beberapa camilan serta minuman agar sobat tidak merasa bosan dalam mempelajari materi kali ini. Sudah siap kan sobat? Mari kita mulai bersama-sama.

Pengertian Past Continuous Tense

Yang dimaksud dengan past continuous tense atau past progressive tense adalah suatu bentuk kata kerja yang berfungsi untuk menjelaskan bahwa suatu kejadian sedang terjadi pada waktu tertentu di masa lalu. Dan kejadian tersebut sudah dimulai tapi belum selesai pada saat itu.

PELAJARI JUGA: Perbedaan Simple Past Tense dengan Present Perfect Tense Lengkap dengan Rumus, Macam dan Contoh Kalimat

Bagaimana sobat, sampai di sini sudah mulai paham kan? Baiklah, mari kita lihat bagaimana rumus untuk menulis kalimat past continuous tense yang baik dan benar.

Rumus Past Continuous Tense

Perlu sobat ketahui bahwa kalimat past continuous tense itu dapat dibentuk dengan tambahan auxiliary verb “be”, berupa was atau were – karena past tense (terjadi di masa lampau), dan present participle. Dimana was untuk singular subject berupa singular noun (seperti: Nailah, pencil, dan lion) dan singular pronoun (seperti: I, he, she, dan it) kecuali “you”; sementara itu were yang merupakan plural verb digunakan pada plural subject seperti plural noun (seperti: lions, people, pencils) dan plural pronoun (seperti: you, they, we), dan singular pronoun khusus untuk you.

Tense ini biasanya dapat terjadi pada kejadian berupa dynamic verb, tidak stative verb karena secara pada umum hanya dynamic verb yang memiliki bentuk continuous. Maka untuk membentuk sebuah kalimat present perfect tense continuous dapat menggunakan rumus sebagai berikut:

S + was/were + present participle (-ing)

Macam-macam Past Continuous Tense

Dan berikut ini adalah jenis-jenis past continuous tense (past progressive tense), lengkap dengan rumus untuk kalimat positif, negatif, dan interogatif (tanya) beserta penerapannya dalam contoh kalimat.

1. Past Continuous Tense Affirmative / Positive (Positif +)

Rumus Past Continuous Tense Positif

Untuk membentuk sebuah kalimat past continuous tense positif maka dibutuhkan rumus seperti berikut ini:

S + be (was/were) + present participle (-ing)

Contoh Kalimat Past Continuous Tense Positif

Berikut ini adalah contoh kalimat past continuous tense positif:

She was eating.

The people were sleeping.

2. Past Continuous Tense Negative (Negatif –)

Rumus Past Continuous Tense Negatif

Untuk membentuk sebuah kalimat past continuous tense negatif maka dibutuhkan rumus seperti berikut ini:

S + be (was/were) + not + present participle (-ing)

Contoh Kalimat Past Continuous Tense Negatif

Berikut ini adalah contoh kalimat past continuous tense negatif:

She was not eating.

The people were not sleeping.

3. Past Continuous Tense Interogative (Interogatif / Tanya ?)

Rumus Past Continuous Tense Interogatif

Untuk membentuk sebuah kalimat past continuous tense interogatif maka dibutuhkan rumus seperti berikut ini:

S be (was/were) + S + present participle (-ing)?

Contoh Kalimat Past Continuous Tense Interogatif

Berikut ini adalah contoh kalimat past continuous tense interogatif (berupa kalimat tanya):

Was she eating?

Were the people sleeping?

Fungsi Penggunaan Past Continuous Tense dan Contoh Kalimat

Berikut ini adalah beberapa fungsi penggunaan past continuous tense dan penerapannya dalam contoh kalimat sehingga mudah dipahami.

1. Past continuous tense digunakan untuk menyatakan suatu kejadian yang terjadi selama momen (titik waktu) tertentu di masa lalu. Maka dalam hal ini membutuhkan time expression (keterangan waktu) yang dapat digunakan, misalnya saja:

  • at this time yesterday (pada jam ini kemarin)
  • at this time last week (pada jam ini minggu lalu)
  • at this time last night (pada jam ini tadi malam)
  • at 9 pm this night (pada pukul 9 malam ini)
  • all day yesterday (sepanjang hari kemarin)
  • in September (di bulan September)
  • etc.

Contoh Kalimat:

I was eating at this time yesterday.
(Saya sedang makan pada jam ini kemarin.)

What was he doing at 9 pm this night?
(Apa yang sedang dia lakukan jam 9 malam ini?)

They were eating ramen at this time last night.
(Mereka sedang makan ramen pada jam ini tadi malam.)

He was doing football exercise all day yesterday.
(Dia sedang melakukan latihan sepakbola sepanjang hari kemarin.)

In September he was working as a teacher in a well-known school.
(Di bulan September dia bekerja sebagai guru di sebuah sekolah terkenal.)

2. Past continuous tense digunakan untuk menyatakan adanya kejadian yang berdurasi pendek (simple past tense) yang terjadi ketika suatu kejadian berdurasi panjang (past continuous tense) tengah berlangsung. Subordinate conjunction while dan when dapat digunakan dengan rumusan sebagai berikut.

simple past tense + while + past continuous tense

  • while she was eating (ketika dia sedang makan)
  • while they were working (ketika mereka sedang berkerja)
  • while I was sleeping (ketika saya sedang tidur)

past continuous tense + when + simple past tense

  • when I got home (ketika saya tiba di rumah)
  • when she opened the window (ketika dia membuka jendela)
  • when she called you (ketika dia meneleponmu)

Contoh Kalimat:

The door was knocked while I was sleeping.
(Pintu diketuk ketika saya sedang tidur.)

My brotehr was eating when I got home.
(Kakak saya sedang makan ketika saya tiba di rumah.)

You were sleeping when she called you.
(Kamu sedang tidur ketika dia meneleponmu.)

3. Past continuous tense digunakan untuk menyatakan suatu kejadian yang terjadi berulang-ulang. Interval kejadiannya random namun sesungguhnya merupakan kebiasaan alami. Tense ini juga bisa digunakan untuk mengkritik suatu kejadian.

Contoh Kalimat:

You were repeatedly checking things.
(Kamu dulu berulang kali memeriksa sesuatu.)

The boy was always laughing out loud.
(Anak itu selalu tertawa keras-keras.)

My friend was always jumping on the bed.
(Teman saya selalu melompat di atas kasur.)

4. Past continuous tense digunakan dengan verb untuk menunjukkan perubahan (change) atau perkembangan (growth), seperti:

  • grow (up)
  • improve
  • go
  • change

Contoh Kalimat:

Her hair was going so shiny.
(Rambutnya menjadi sangat kemilau.)

Your life were changing rapidly.
(Hidupmu berubah dengan cepat.)

Saatnya kita lanjutkan untuk pembahasan yang lebih mendalam, yakni penggunaan passive voice pada formula past continuous tense. Namun sebelumnya kami ingatkan agar sobat juga menyimak materi lainnya yang masih terkait, yakni tentang pengertian simple present tense, termasuk rumus, jenis dan contoh kalimatnya.

Rumus Passive Voice – Past Continuous Tense

Berbeda dengan active voice – past continuous tense yang main verb-nya berupa present participle, sedangkan untuk passive voice – past continuous tense main verb-nya berupa past participle.

Past participle dilengkapi dengan auxiliary verb “be” berupa was/were dan “being”. Penggunaan be tersebut disesuaikan dengan subject pada passive voice (= object pada active voice), yang memenuhi subject-verb agreement. Sementara itu untuk agent pada passive voice merupakan subject pada active voice.

Berikut rumus passive voice dalam past continuous tense:

Active Voice:

S + was/were + present participle + direct object

Passive Voice:

S (direct object) +was/were + being + past participle +/- by … (agent)

Rumus di atas hanya berlaku pada transitive verb, karena memang kata kerja tersebut yang umum dipasifkan.

Contoh Kalimat Passive Voice – Past Continuous Tense

Active Voice: My sister was eating ramen when I came.
(Kakakku sedang makan ramen ketika saya datang.)
Passive Voice: Ramen was being eaten when I came.
(Ramen sedang dimakan ketika saya datang.)

Active Voice: The people were maintaining the school building at this time yesterday.
(Orang-orang sedang melakukan pemeliharaan bangunan sekolah pada jam ini kemarin.)
Passive Voice: The school building was being maintained at this time yesterday.
(Bangunan sekolah sedang dipelihara pada jam ini kemarin.)

Active Voice: She was cleaning the carpet while the children were playing in the bedroom.
(Dia sedang membersihkan karpet ketika anak-anak bermain di kamar tidur.)
Passive Voice: The carpet was being cleaned while the children were playing in the bedroom.
(Karpet sedang dibersihkan ketika anak-anak bermain di kamar tidur.)

Active Voice: The students were discussing holiday destinations at 9 o’clock this morning.
(Para murid sedang mendiskusikan destinasi liburan pada pukul 9 pagi ini.)
Passive Voice: Holiday destinations were being discussed at 9 o’clock this morning.
(Destinasi liburan sedang didiskusikan pada pukul 9 pagi ini.)

Active Voice: My boss said that he was still processing my documents.
(Bos saya mengatakan bahwa dia masih memproses dokumen saya.)
Passive Voice: My boss said that my documents were still being processed.
(Bos saya mengatakan bahwa dokumen saya masih diproses.)

Lantas, bisakah kita menerapkan kalimat yes-no question pada bentuk past continuous tense? Simak selengkapnya berikut ini ya sobat!

Rumus Yes-No Question Past Continuous Tense

Kalimat positive past continuous tense dibentuk dengan menggunakan linking verb “be” (was/were) sebagai komponen verb phrase-nya. Yes-no question dapat ditulis dengan menukar posisi subject of verb (S) dan be.

Rumus Kalimat Positive:

S + be (was/were) + present participle

Rumus Yes-No Question:

Be (was/were) + S + present participle

Catatan:

  • was untuk subject “I” dan third person singular (Hanif, a man, she, he, it)
  • were untuk “you” dan plural subject (Hanif and I, we, they)

Contoh Kalimat Yes-No Question Past Continuous Tense

They were working when I came.
(Mereka masih bekerja ketika saya datang.)
Were they still working when I came?
(Apakah mereka masih bekerja ketika saya datang?)

Haflani was eating ramen when her phone rang.
(Haflani sedang makan ramen ketika teleponnya berdering.)
Was Haflani eating ramen when her phone rang?
(Apakah Haflani sedang makan ramen ketika teleponnya berdering?)

The kids were playing football yesterday at seven o’clock.
(Anak-anak sedang bermain sepakbola pukul tujuh kemarin.)
Were the kids playing playing football yesterday at seven o’clock?
(Apakah anak-anak sedang bermain sepakbola pukul tujuh kemarin?)

He was working in the office at 8 pm last night.
(Dia sedang bekerja di kantor pada pukul 8 tadi malam.)
Was he working in the office at 8 pm last night?
(Apakah dia sedang bekerja di kantor pada pukul 8 tadi malam?)

Contoh Short Answer Response Past Continuous Tense

Was I/we reading Harry Potter three days ago?
Yes, you were.
No, you weren’t.

Was she/he reading Harry Potter three days ago?
Yes, she/he was.
No, she/he wasn’t.

Were you reading Harry Potter three days ago?
Yes, I was.
No, I wasn’t.

Were they reading Harry Potter three days ago?
Yes, they were.
No, they weren’t.

Rumus Wh- Question dengan Past Continuous Tense

Baiklah sobat, masih semangat kan belajarnya? Berikut ini adalah beberapa rumus wh- question (pertanyaan yang dimulai dengan what, where, when, why, which, who, whose, atau how) yang bisa digunakan dalam kaidah past continuous tense yang dibentuk dari auxiliary verb “be” (was/were) dan present participle (verb-ing).

Kalimat Positif (+)

S + be(was/were) + present participle

Kalimat Interogatif (?)

a. Menanyakan subject

  • Who/What + be(was/were) + present participle
  • Whose/Which + noun + be(was/were) + present participle

b. Menanyakan object

  • Who/What + be(was/were) + S + present participle
  • Whose/Which + noun + be(was/were) + S + present participle

c. Menanyakan adverb

  • When/Where/Why + be(was/were) + S + present participle
  • How + adverb(well/fast/…) + be(was/were) + S + present participle

Contoh Kalimat Wh- Question dengan Past Continuous Tense

Dewi was driving so fast when you called her.
(Dewi sedang mengemudi dengan sangat cepat ketika kamu meneleponnya.)

They were reading science books in the library at 9 am.
(Mereka sedang membaca buku-buku sains di perpustakaan pada pukul 9 pagi.)

Untuk menanyakan adverb.

How fast was Dewi driving when you called her?
(Seberapa cepat Dewi mengemudi ketika kamu meneleponnya?)

When were they reading science books in the library?
(Kapan mereka membaca buku-buku sains di perpustakaan?)

Where were they reading science books at 9 pm?
(Dimana mereka membaca buku-buku sains pada pukul 9 pagi?)

Untuk menanyakan subject.

Who were reading science books in the library at 9 am?
(Siapa yang sedang membaca buku-buku sains di perpustakaan pada pukul 9 pagi?)

Untuk menanyakan object.

What were they reading in the library at 9 am?
(Apa yang sedang mereka baca di perpustakaan pada pukul 9 pagi?)

Which book were they reading in the library at 9 am?
(Buku apa yang sedang mereka baca di perpustakaan pada pukul 9 pagi?)

Demikianlah sobat, selesai juga kita mempelajari materi past progressive tense (past continuous tense) mulai dari pengertian definisi, jenis dan macamnya, rumus dan fungsinya, serta contoh kalimat past continuous positif, negatif dan tanya, termasuk penerapannya dalam kalimat active & passive voice serta wh- question. Jika sobat merasa belum paham, maka sobat bisa membacanya beberapa kali sambil dicatat poin-poin pentingnya.