Pengertian Seni Rupa, Fungsi, Unsur, Macam, Jenis, Prinsip dan Contohnya


Materi Pelajaran Seni Rupa Fungsi Unsur Macam Jenis Prinsip Contoh

Pengertian Seni Rupa, Fungsi, Unsur, Macam, Jenis, Prinsip dan Contohnya. Penjelasan materi tentang seni rupa lengkap dengan arti seni rupa itu sendiri serta unsur-unsur di dalamnya. Kemudian akan kami sambung dengan fungsi seni rupa beserta macam dan jenis-jenisnya. Bagi sobat pelajar yang ingin belajar seni rupa juga wajib tahu mengenai prinsip seni rupa lengkap dengan contoh-contohnya. Laman pendidikan RUMUSPELAJARAN.COM telah menyiapkan untuk sobat semua materi penjelasan seni rupa secara umum maupun menurut para ahli.

Seni rupa terbagi menjadi dua fungsi yaitu secara individual dan  dan sosial yang penjelasanya bisa ditemukan di artikel ini pada bagian pebahasan sub fungsi seni rupa. Terpenting juga dari sebuah seni rupa adalah unsur-unsur dari seni rupa itu sendiri yang nantinya akan ada penjelasanya dari berbagai aspek. Unsur seni dibutuhkan untuk membentu suatu khas dari seni itu sendiri, jadi sebuah seni pastinya mempunyai unsur-unsur pembentuk seni.

Kemudian akan disampaikan pula mengenai macam-macam seni meliputi seni rupa berdasarkan fungsi, wujud dan juga sesuai dengan masanya. Selanjutnya akan kita bahas juga mengenai jenis-jenis seni rupa yang di dalamnya terdapat beberapa macam untuk menambah pengetahuan kita semua. Pada pembahasan sebelumnya RUMUSPELAJARAN.COM telah membuat postingan materi pelajaran seni tari lengkap dengan fungsi, jenis-jenis dan sejarahnya dan juga pengertian norma secara umum, pengertian norma menurut para ahli, fungsi, tujuan, manfaat hingga macam-macam.

Pengertian Seni Rupa

Definisi seni rupa ada beberapa macam, apabila ditinjau dari bahasanya bisa disimpulkan jika seni rupa adalah sebuah cara menampilkan keindahan dalam bentuk karya yang bisa dirasa, dilihat, diraba dan juga dinikmati. Inilah beberapa pengertian seni rupa secara umum dan para ahli.

Wikipedia

Seni rupa adalah cabang seni yang membentuk karya seni dengan media yang bisa ditangkap mata dan dirasakan dengan rabaan. Kesan ini diciptakan dengan mengolah konsep titik, garis, bidang, bentuk, volume, warna, tekstur, dan pencahayaan dengan acuan estetika.

Seni rupa dilihat dari segi fungsinya dibedakan menjadi dua yaitu seni rupa murni dan seni rupa terapan, proses penciptaan seni rupa murni lebih menitik beratkan pada ekspresi jiwa semata misalnya lukisan, sedangkan seni rupa terapan proses pembuatannya memiliki tujuan dan fungsi tertentu misalnya seni kriya. Sedangkan, jika ditinjau dari segi wujud dan bentuknya, seni rupa terbagi 2 yaitu seni rupa 2 dimensi yang hanya memiliki panjang dan lebar saja dan seni rupa 3 dimensi yang memiliki panjang lebar serta ruang.

La Mery

Menurutnya seni rupa adalah penglihatan ekspresi secara simbolis dalam wujud dan bentuk yang lebih tinggi dan akan lebih indah yang dinetralisir menjadi sebuah wujud indah sebagai bentuk pengekspresian diri dan emosi.

Haukin

Menurutnya seni rupa sebagai ekspresi jiwa seseorang yang di imajinasikan pada sebuah bentuk indah yang diungkapkan dan dapat dinikmati oleh orang dalam pertunjukan atau pameran seni.

Kamala Devi Chattopadhayaya

Menurutnya seni rupa adalah sebuah desakan ekspresi diri pada sebuah bentuk yang menjadikan seseorang mampu untuk meluapkan apa yang sedang dirasakannya sehingga mampu dirasakan banyak orang yang melihat karya tersebut.

Coorig Hartong

Menurutnya seni rupa adalah seni yang menjadi sebuah bentuk untuk pengekspresian diri dan emosi yang dapat dinikmati dan dirasakan oleh banyak orang.

Sussane K Langer

Definisi Seni rupa adalah sebuah bentuk karya manusia yang indah yang dapat dinikmati dengan rasanya oleh orang lain melalui bentuk indah tertentu.

Kottak

Menurutnya seni sebagai kualitas, hasil ekspresi, atau alam keindahan atau segala hal yang melebihi keasliannya serta klasifikasi objek-subjek terhadap kriteria estetis.

J.J Hogman

Menurutnya seni adalah sesuatu yang mempunyai unsur ide, aktifitas, dan artefak.
Plato dan Rousseau, seni adalah hasil peniruan alam dengan segala seginya.

Schopenhauer

Menurutnya seni adalah segala usaha untuk menciptakan bentuk-bentuk yang menyenangkan. Menurut tiap orang senang dengan seni music meskipun seni musik adalah seni yang paling abstrak

William A. Haviland

Menurutnya kesenian adalah keseluruhan sistem yang melibatkan proses penggunaan imajinasi manusia secara kreatif di dalam sebuah kelompok massyarakat dengan kebudayaan tertentu.

Irving Stone

Menurutnya Kesenian adalahkebutuhan pokok, seperti roti atau anggur atau mantel hangat dimusim dingin. Mereka yang mengira kesenian ialah barang mewah, pikirannya tidak utuh. Roh manusia menjadi lapar akan kesenian seperti halnya perutnya keroncongan minta makan.

Alexander Baum Garton

Menurutnya Seni ialah keindahan dan seni adalah tujuan yang positif serta menjadikan setiap orang yang melihat atau mendengarnya merasa bahagia.

Emmanuel Kant

Menurutnya Seni ialah suatu impian yang tidak bisa direalisasikan dengan rumus-rumus tertentu.

Leo Tolstoy

Menurutnya Seni ialah ungkapan perasaan pencipta yang lalu diungkapkan pada orang lain dengan harapan agar mereka bisa ikut merasakan apa yang dirasakan oleh penciptanya.

Drs. Popo Iskandar

Menurutnya Seni ialah hasil ungkapan emosi yang ingin di sampaikan kepada orang lain dalam kesadaran hidup bermasyarakat/berkelompok.

Prof. Drs. Suwaji Bastomi

Menurutnya Seni ialah aktivitas batin dengan pengalaman estetika yang menyatakan dalam bentuk agung yang mempunyai daya membangkitkan rasa takjub dan haru.

Akhdian Karta Miharja

Menurutnya Seni ialah kegiatan rohani yang mereflesikan realitas dalam suatu karya yang bentuk dan isinya mempunyai untuk membangkitkan pengalaman tertentu dalam rohaninya penerimanya.

Prof. Drs. Suwaji Bastomi

Menurutnya Seni ialah aktivitas batin dengan pengalaman estetika yang menyatakan dalam bentuk agung yang mempunyai daya membangkitkan rasa takjub dan haru.

Ki. Hajar Dewantara

Menurutnya Seni ialah segala perbuatan manusia yang timbul dari perasaan dan sifat indah, sehingga menggerakan jiwa perasaan manusia.

Kuntjaraningrat

Menurutnya Kesenian ialah suatu kompleks dari ide-ide, gagasan, nilai-nilai, norma-norma dan peraturan dimana kompleks aktivitas dan tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat dan biasanya berwujud benda-benda hasil manusia.

Eric Ariyanto

Menurutnya Seni ialah kegiatan rohani atau aktivitas batin yang direfleksikan dalam bentuk karya yang dapat membangkitkan perasaan orang lain yang melihat atau mendengarkannya.

Fungsi Seni Rupa

Ada dua macam fungsi seni rupa yaitu fungsi Individu dan Sosial, dibawah ini macam-macam fungsi seni lengkap dengaan penjelasanya.

1. Fungsi Individu

Fungsi individu dalam seni rupa yakni untuk memuaskan diri sendiri. Intinya seseorang yang membuat suatu karya seni bertujuan hanya untuk pengekspresian dan memuaskan batin sendiri.

Biasanya hasil karya tersebut akan mengeluarkan aura yang sangat dalam karena dibuat berdasarkan luapan ekspresi dari seseorang. Apakah itu ekspresi senang, sedih, dan lainnya.

2. Fungsi Sosial

Fungsi seni rupa secara sosial merupakan fungsi yang memberikan bentuk kepuasan bagi banyak orang. Seperti contoh seni rekreasi yang dapat dinikmati banyak orang atau seni komunikasi agar mampu menarik saat berada di hadapan orang banyak.

Selain fungsi individu dan sosial ternyata seni rupa juga berfungsi sebagai sarana peribadatan atau media mendekatkan diri kepada yang kuasa. Berfungsi sebagai sarana komunikasi dalam sebuah kelompok di masyarakat, dan bisa sebagai media menyampaikan edukasi terhadap masyarakat luas baik secara tersurat ataupun tersirat. Serta berfungsi sebagai media untuk melestarikan kebudayaan suatu negara.

Unsur Seni Rupa

Unsur–unsur seni rupa ada bebebapa macam yang disatukan kemudian menjadi sebuah karya seni yang indah. Unsur-unsur inilah yang nantinya akan membentuk ciri khas dan keindahan dalam seni rupa. Berikut ini merupakan unsur–unsur dari seni rupa bisa sobat pelajar catat ya.

1. Titik

Unsur ini adalah dasar dari sebuah ide yang akan tertuang untuk membuat karya seni rupa. Titik adalah unsur paling kecil dalam pembuatan seni rupa. Unsur ini adalah awal mula dari pembuatan karya seni rupa.

2. Garis

Unsur ini adalah sebuah penggabungan dari titik satu ke titik yang lain. Garis memiliki jenis yang macam–macam. Setiap garis yang dituangkan akan membentuk watak dan ciri khas yang dapat menggambarkan karya seni tersebut.Garis juga dapat menggambarkan sifat, entah itu kaku, lentur ataupun keras.

3. Bidang

Unsur ini adalah pengembangan dari kumpulan garis–garis yang sudah dituangkan disebuah media. Garis–garis tersebut jika digabungkan akan menjadi bidang yang mempunyai keindahan tersendiri. Seorang seniman sangat teliti dalam menyatukan unsur–unsur ini.

4. Bentuk

Unsur seni rupa yang satu ini dapat memberikan kesan pada sebuah karya seni sehingga sebuah karya seni dapat menjadi lebih hidup. Dilengkapi dengan sentuhan para seniman dan detail yang sempurna, membuat karya seni ini mejadi indah.

5. Ruang

Unsur seni rupa yang satu ini memiliki dua sifat yaitu sifat semu dan sifat nyata. Sifat semu hanya dapat dinikmati dengan csrs dilihat saja, sedangkan sifat nyata dapat dilihat dan diraba. Kedua sifat ini sangat berbeda tergantung dari dimensinya, dimensi 2 atau dimensi 3.

6. Warna

Unsur seni rupa ini sangat penting dalam membuat karya seni, terutama seni rupa. Agar menjadi sebuah karya seni yang indah, seorang seniman harus emadupadankan warna. Perpaduan warna akan menggambarkan suasana hati, entah itu senang ataupun sedih.

7. Tekstur

Dalam sebuah karya seni rupa, tekstur bisa diartikan sebagai sifat atau keadaan dalam sebuah karya seni. Tekstur ini dibedakan menjadi 2 yaitu tekstur semu dan tekstur nyata. Tekstur semu adalah tekstur yang memiliki kesan tidak ada kesamaan antara penglihatan dan indera peraba.

Sedangkan untuk tekstur nyata adalah unsur dari sebuah karya seni dimana antara indera peraba dan indera penglihatan terasa sama. Para penikmat seni selalu memperhatikan salah satu unsur yang satu ini.

8. Gelap Terang

Unsur ini akan membuat hasil karya seni terlihat nyata dan hidup. Karena dalam pegerjaanya sangat memperhatikan intensitas cahaya. Untuk membuat karya seni yang luar biasa, seorang seniman akan membuat karya seni dengan memperhatikan intensitas cahaya secara detail.

Macam Seni Rupa

Diatas telah telah kita jelaskan fungsi dan unsur seni, selanjutnya kita akan belajar mengenai macam-macam seni rupa dan memiliki arti yang berbeda–beda. Jika di perharikan setiap jenis seni rupa pasti akan memiliki nilai estetika yang menakjubkan. Berikut adalah macam-macam dari seni rupa untuk menambah wawasan sobat pelajar semua :

1. Seni Rupa Berdasarkan Fungsinya

Berdasarkan fungsinya seni rupa terbagi menjadi 2 macam yaitu seni rupa murni dan seni rupa terapan. Seni rupa murni adalah karya seni yang dibuat untuk menuangkan ide dari seorang pembuatnya. Sedangkan seni rupa terapan adalah karya seni yang dibuat dengan tujuan untuk membantu aktifitas manusia.

2. Seni Rupa Berdsarkan Wujudnya

Wujud dari karya seni rupa ini sangat berbeda antara karya seni yang satu dengan yang lainnya. Akan tetapi secara umum seni rupa menurut wujudnya dibedakan menjadi 2 yaitu seni rupa 2 dimensi dan seni rupa 3 dimensi. Pengertian seni rupa 2 dimensi adalah karya seni yang dapat dinikmati dengan indera penglihatan dari satu arah.

Nah, contoh karya seni rupa 2 dimensi adalah lukisan, ilustrasi dan sketsa. Sedangkan untuk pengertian seni rupa 3 dimensi adalah karya seni yang dapat dinikmati dari berbagai sisi. Contoh dari karya seni rupa 3 dimensi adalah patung, sebuah bangunan dan bunga yang terdapat dalam vas.

3. Seni Rupa Berdasarkan Masanya

Berdasarkan masanya seni rupa terbagi menjadi 3 macam yaitu seni rupa tradisional, seni rupa modern dan seni rupa kontemporer. Sifat yang dimiliki seni rupa tradisional ini adalah statis, dimana pola dan bentuknya selalu sama dari dulu hingga sekarang.

Seni rupa modern ini bersifat individualis, dimana sebuah karya seni diberi sentuhan berbagai kreativitas. Sedangkan untuk seni rupa kontemporer adalah sebuah karya seni yang tercipta pada waktu tertentu dan memiliki sifat yang mengikuti perkembangan zaman.

Jenis Seni Rupa

Seni rupa dapat digolongkan kedalam beberapa jenis diantaranya seni rupa murni, desain dan kriya. Mari kita simak penjelasanya di bawah ini.

1. Seni Rupa Murni

Suatu cabang seni yang menghasilkan karya menjadi lebih fokus akan nila-nilai keindahan saja serta tidak memperdulikan nilai praktis dari karya seni yang dibuat. Contoh karya yang masuk dalam jenis seni rupa murni ialah:

  • Seni Lukis
  • Seni Grafis
  • Seni Kaligrafi
  • Seni Patung
  • Seni Keramik

2. Seni Desain

Jenis seni rupa yang satu ini berhubungan dengan proses-proses kreatif ketika merancang bentuk. Contoh jenis seni desain adalah:

  • Arsitektur
  • Desain busana
  • Desain busana
  • Desain interior

3. Seni Kriya

Seni rupa jenis ini ialah sebuah karya yang dibuat menggunakan keterampilan tangan yang sangat memperhatikan nilai seni serta aspek-aspek fungsional pada hasil karya seni tersebut. beberapa contoh seni kriya yakni:

  • Seni pahat
  • Ukir kayu
  • Kriya bambu
  • Kriya rotan
  • Kriya keramik

Prinsip Seni Rupa

Beberapa prinsip seni rupa yang bisa sobat pelajari diantaranya kesatuan, keseimbangan, irama, komposisi, proporsi, seni perhatian, keselarasan, gradasi dan penekanan yang bisa sobat baca penjelasanya di bawah ini.

1. Kesatuan (Unity)

Prinsip Kesatuan (Unity) adalah wadah unsur-unsur lain di dalam seni rupa sehingga unsur-unsur seni rupa saling berhubungan satu sama lain dan tidak berdiri sendiri.
Sehingga unsur seni rupa akan bersatu padu dalam membangun sebuah komposisi yang indah, serasi, dan menarik. Prinsip kesatuan merupakan bahan awal komposisi karya seni.

2. Keseimbangan (Balance)

Prinsip keseimbangan berhubungan dengan berat ringan nya suatu karya seni. Karya seni diatur agar mempunyai daya tarik yang sama di setiap sisinya.

Prinsip keseimbangan ini memberikan pengaruh besar pada kesan suatu susunan unsur-unsur seni rupa. Balance bisa dibuat secara formal/simetris dan dengan informal/asimetris serta keseimbangan radial/memancar, terdapat 4 jenis keseimbangan, yaitu:

  1. Keseimbangan Sentral (Terpusat)
  2. Keseimbangan Diagonal
  3. Keseimbangan Simetris
  4. Keseimbangan Asimetris

3. Irama (Rythme)

Irama atau Ryhme merupakan pengulangan satu atau lebih unsur secara teratur dan terus menerus sehingga mempunyai kesan bergerak. Pengulangan ini bisa berwujud bentuk, garis, atau rupa-rupa warna.

Pengulangan unsur bentuk jika diletakkan ditempat yang sama maka akan terlihat statis, berbeda dengan irama harmonis maka menghasilkan nilai estetika yang unik.

Untuk itu pintar-pintar dalam melakukan variasi warna, ukuran, jarak, dan tekstur.

4. Komposisi

Prinsip seni rupa Komposisi merupakan salah satu prinsip yang menjadi dasar keindahan dari sebuah karya seni.

Karena komposisi berhubungan dengan penyusunan unsur-unsur seni rupa sehingga menjadi susunan yang teratur, serasi.

Sehingga menghasilkan karya seni yang bagus dan menarik sehingga dapat bertujuan untuk menampilkan ekspresi.

5. Proporsi (Kesebandingan)

Prinsip ini bertanggung jawab membandingkan bagian satu dengan bagian lainnya sehingga terlihat selaras dan enak dipandang.

Besar kecil, panjang pendek, luas sempit, tinggi rendah adalah masalah prinsip proporsi.

Contoh mudah yang bisa kita jadikan gambaran yaitu ketika akan membuat lukisan tubuh manusia maka bagian tubuh (kita ambil wajah) ukuran antara alis, mata, hidung, mulus harus seimbang.

6. Pusat Perhatian (Center of Interes)

Prinsip seni rupa ini disebut juga prinsip dominasi adalah usaha untuk menampilkan bagian tertentu dari karya seni rupa sehingga terlihat menonjol atau gampang nya terlihat berbeda dengan bagian yang lain di sekitarnya.

Bisa dilakukan dengan cara mengatur posisi, warna, ukuran, dan unsur lainnya.

7. Keselarasan (Harmoni)

Keselarasan adalah prinsip guna menyatukan unsur yang ada di dalam seni rupa dari berbagai bentuk berbeda.

Keselarasan muncul dengan adanya kesesuaian, kesamaan, dan tidak bertentangan.

Keselarasan bisa dimunculkan dengan cara mengatur warna, pencahayaan, bentuk dengan rapi atau tidak terlalu mencolok satu sama lain. Tujuan prinsip harmoni ini untuk menciptakan perpaduan yang selaras.

8. Gradasi

Gradasi merupakan susunan warna berdasarkan tingkat perpaduan berbagai warna yang digunakan di dalam karya seni secara berangsur angsur.

Prinsip gradasi sering digunakan saat membuat karikatur, lukisan, mozaik, dan seni rupa 2 dimensi lain. Karena gradasi berperan menghidupkan karya seni.

9. Penekanan (Kontras)

Kontras mengatur perbedaan dari 2 unsur yang berlawanan, perbedaan mencolok terletak di warna, bentuk, dan ukuran sehingga karya seni tidak terkesan selalu lama.

Dengan prinsip seni rupa ini maka hasilnya karya seni akan terasa lebih berwarna dan menarik.

Contoh Seni Rupa

Selanjutnya akan kami berikan contoh-contoh seni yang bisa dijadikan referensinya ketika menemui pertanyaan atau hal-hal yang berkaitan dengan seni rupa.

Seni Lukis

Seni lukis merupakan seni yang cara pembuatan lukisan nya dengan menggunakan cat dan kuas atau dengan alat-alat lain yang di tuangkan kedalam kanvas, papan, kertas, dan lainnya sebagai media.
Mengolah medium 2 dimensi atau permukaan 3 dimensi untuk menciptakan kesan.

Seni Grafis

Seni lukis merupakan seni yang cara pembuatan lukisan nya dengan menggunakan cat dan kuas atau dengan alat-alat lain yang di tuangkan kedalam kanvas, papan, kertas, dan lainnya sebagai media.
Mengolah medium 2 dimensi atau permukaan 3 dimensi untuk menciptakan kesan.

Seni Grafis

Seni rupa murni ini merupakan seni yang dalam proses pembuatan karya nya melalui teknik cetak dan biasanya diatas kertas. Dengan tujuan untuk membuat salinan karya dalam jumlah banyak atau disebut proses cetak.

Disebut juga dengan teknik matrix karena cetakan dibuat dari permukaan sebuah bahan. Matrix yang biasanya digunakan adalah: plat logam, tembaga atau seng untuk engraving atau etsa; batu untuk litografi; papan kayu untuk cukil kayu (woodcut).

Seni Patung

Seni patung merupakan seni yang dibuat dengan cara dipahat, dicetak, modeling (contoh dengan tanah liat), bisa berbentuk manusia, hewan, tumbuhan, atau bentuk lainnya. Intinya hasil karya akan berwujud 3 dimensi.

Seni Instalasi

Seni instalasi menggunakan cara menyatukan, memasang, mengkonstruksi benda-benda sehingga membentuk sesuatu yang bagus, cantik, keren.

Biasanya berbentuk 3 dimensi yang memperhitungkan unsur ruang, suara, cahaya, waktu, gerak, dan interaksi para pengunjung sebagai konsep akhirnya.

Seni Pertunjukan

Karya seni ini melibatkan aksi kelompok atau individu di waktu dan tempat tertentu. Umumnya melibatkan 4 unsur yaitu waktu, tubuh seniman, hubungan dengan penonton, dan ruang.

Seni Keramik

Seni rupa murni ini mengolah material keramik untuk menciptakan karya seni dari yang bersifat tradisional sampai yang bersifat kontemporer.

Kriya keramik dibedakan pula berdasarkan prinsip fungsionalitas dan produksinya. Keramik tertua yang pernah ditemukan manusia yaitu Venus of Dolni Vestonice.

Seni Film

Anda mungkin penggemar film, apa itu film? film merupakan gambar hidup, atau movie (plesetan moving picture ‘gambar bergerak’).

Secara kolektif film disebut ‘sinema’, gambar hidup adalah bentuk seni. Film dihasilkan dari rekaman orang dan benda dengan kamera dan atau oleh animasi.

Seni Koreografi

Koreografi (rancangan tari) atau disebut juga komposisi tari adalah seni merancang struktur sehingga menjadi suatu pola gerakan-gerakan.

Hasil dari pola gerakan yang ter-struktur disebut pula sebagai koreografi. Dan koreografer merupakan orang yang merancang koregrafi.

Seni Fotografi

Seni fotografi merupakan seni dengan cara prosesnya menggunakan media cahaya.

Istilah umumnya yaitu metode untuk menciptakan, menghasilkan foto dari suatu objek dengan merekam pantulan cahaya pada media peka cahaya, alat paling populer yaitu kamera.

Pelajari Juga:

Demikianlah penjelasan materi Seni Rupa lengkap dengan penjelasan fungsi, unsur, macam, jenis, prinsip dan contohnya, semoga menambah ilmu pengetahuan sobat semua.