Pengertian Tangga Nada, Definisi, Jenis, Interval dan Contohnya

Materi Tangga Nada Definisi Jenis Interval Contoh

Pengertian Tangga Nada, Definisi, Jenis, Interval dan Contohnya. Materi pelajaran yang membahas mengenai Tangga Nada lengkap dengan definisi tangga nada diantonis mayor dan minor. Selain itu akan disampaikan juga jenis-jenis tangga nada di ikuti dengan penjelasan tangga nada Pentatonis, tangga nada Diatonis, serta tangga nada Kromatis.

Berbicara mengenai tangga nada bagi seseorang yang ingin mempelajari musik sangatlah penting, tangga nada digunakan sebagai dasar dalam menentukan sebuah sebuah susunan lagu yang akan di nyanyikan atau dibuah. Susunan nada itulah yang bisa dijadikan sebuah ketukan untuk menyesuaikan lagu yang dibuat oleh penciptanya.

Rangkaian nada yang di susun inilah yang akan menjadi sebuah harmoni untuk menjadi sebuah karya seseorang. Di laman pendidikan rumuspelajaran.com ini akan di sampaikan juga rumus interval nada dan jarak nada dari nada 1 ataupun 1/2 dalam setiap ketukan.

Adapun contoh tangga nada dan contoh lagu menggunakan tangga nada pentatonis, diatonis dan kromatis bisa sobat temukan di artikel ini. Menariknya akan ada juga contoh lagu yang menggunakan tangga nada minor dan mayor sebagai referensi ataupun menemui soal pertanyaan yang sering muncul dalam tugas sekolah.

Pada kesempatan sebelumnya kami telah memposting artikel mengenai pengertian musik secara umum dan arti menurut para ahli lengkap dengan simbol, nilai estesis, fungsi dan macam-macam seni menurut para ahli dan contohnya. Selengkapnya mari kita bahas satu per satu mengenai arti tangga nada, ciri-ciri tangga nada lengkap dengan contohnya di bawah ini.

Pengertian Tangga Nada

Definisi Tangga Nada adalah susunan berjenjang yang berasal dari nada – nada pokok sebuah sistem nada. Biasanya nada dasar hingga dengan nada oktafnya, yakni do, re, mi, fa, so, la, si, dan do.

Tentu saat mendengarkan lagu atau musik sobat tidak hanya mendengarkan lagu begitu saja. Ada harmoni dan ketukan serta untuk menempatkan nada supaya sesuai dengan lagu yang di sampaikan.

Pengertian tangga laga lainya yaitu susunan nada yang disusun dengan memakai rumus interval nada tertentu. Sedangkan arti “Interval nada“ merupakan jarak antara nada satu menuju nada yang lain. Jaraknya sendiri ada yang jaraknya ½, 1, 1 ½ serta 2.

Jarak yang ada pada nada akan menentukan variasi nada serta jenis dari tangga nada itu sehingga tercipta harmoni lagu yang indah.

Jenis Tangga Nada

Selanjutnya mari kita bahas mengenai 3 macam tangga nada diantaranya tangga nada pentatonis, nada diatonis, serta tangga nada kromatis yang penjelasanya bisa sobat pelajar simak dibawah ini.

Tangga Nada Diatonis

Pengertian nada diatonis merupakan tangga nada yang memiliki tujuh nada serta memiliki dua macam interval nada yaknin 1 dan 1/2.

Kata Diatonis berasal dari bahasa spanyol “diatonikos” yang mempunyai arti “meregangkan”. Biasanya kalau kita pernah mendengar atau membaca atau seorang pemusik menyebutnya tangga nada minor dan mayor.

Adapun contoh penggunaan nada Diatonis ada pada alat musik Piano. Skala teori musik diatonis merupakan suatu komponen dasar musik dunia yang mempunyai tujuh not berbeda.

Untuk dapat mempelajari tangga nada Diatonis sobat bisa membuka youtube dengan kata kunci “Pengertian tangga nada Diatonis”

Sobat akan menemukan not-not yang berbunyi “Do-Re-Mi-Fa-Sol-La-Si”.
(Sebagai pengetahuan bersama jika ‘Si‘ biasanya di simbolkan ‘Ti’ supaya huruf pertama ditiap – tiap not berbeda).

Bagi sobat yang duduk di bangku kelas 10, bapak atau ibu guru mata pelajaran seni akan menyampaikan materi tangga nada mayor, macam-macam tangga nada maupun tangga nada diatonis. Untuk mempermudah materi tersebut di sini telah diringkas secara singkat lengkap dengan beberapa contoh lagunya juga.

Untuk menambah materi tantang tangga nada diatonis ini kita tambahkan pembagian tangga nadanya menjadi dua, yakni mayor dan minor dengan penjelasanya dibawah ini:

1. Tangga Nada Minor

Tangga Nada Minor

Mulai menarik bukan membahas mengenai tangga nada ini. Bagi seorang pemusik tangga nada merupakan sebuah asupan untuk mengembangkan sebuah skill dan kemampuan.

Ciri Tangga Nada Minor

Adapun ciri-ciri tangga nada mindo adalah:

  • Bersifat sedih
  • Kurang Bersemangat
  • Biasanya diawali dan diakhiri dengan nada La = A
  • Mempunyai pola interval: 1, ½, 1, 1, ½, 1, 1

Diatas telah kami sebutkan beberapa ciri dari tangga nada lagu menggunakan nada minor yang intinya mempunyai sifat sedih. Pembagian tangga nada minor menjadi tiga jenis yaitu tangga nada minor asli, tangga nada minor harmonis, serta tangga nada minor melodis.

a. Tangga Nada Asli

Definsi tangga nada asli adalah tangga nada minor yang cuma mempunyai nada – nada pokok serta tidak memiliki nada sisipan.

Contoh tangga nada asli berbunyi A-B-C-D-E-F-G-A (tidak memakai tanda kromatis).

b. Minor Harmonis

Merupakan tangga nada minor ketika berada nada ke 7 nya akan dinaikkan ½ nada, pada waktu naik serta turun nadanya akan tetap sama.

Pelajari juga materi di rumusepalajaran.com seperti:

c. Minor Melodis

Merupakan tangga nada minor dimana pada nada ke 6 serta 7 nya akan dinaikkan ½ nada pada waktu naik (memakai simbol kres). Lalu akan diturunkan ½ (memakai simbol mol) nada ketika turun.

2. Tangga Nada Mayor

Tangga Nada Mayor

Skala mayor pada umumnya dimulai dari ‘Do‘ di awal not serta akan diakhiri dengan not ‘Do’ yang lebih tinggi dari not yang pertamanya. Serta pada umumnya akan lebih tinggi satu oktaf dari not yang pertama.

Tangga nada mayor ini mempunyai delapan not. Interval diantara not satu ini berurutan, yaitu: 1, 1, 1/2, 1, 1, 1, 1/2.

Adapun ciri-ciri ataupun karakteristik tangga nada mayor adalah:

  • Bersifat riang gembira
  • Bersemangat
  • Biasanya diawali dan diakhiri dengan nada Do
  • Mempunyai pola interval: 1, 1, ½, 1, 1, 1, ½

Tangga Nada Pentatonis

Pangertian tangga nada Pentatonis adalah tangga nada yang mempunyai arti dari dua kata berbeda, yakni penta (lima) serta tone (nada) atau juga dapat disebut hanya mempunyai 5 nada pokok.

Berbeda dengan tangga Diatonis c-d-e-f-g-a-b- c’ dimana jumlahnya 7 nada, bisa didapatkan tangga nada pentatonik dengan cara mengurangi 2 nada.

Ada dua skala pentatonik yang paling sering digunakan yaitu skala pentatonik “Major dan skala pentatonik “Minor” . Pola interval pada skala penatonik “Major” adalah M2-M2-m3-M2-m3, sementara pada skala pentatonik “Minor” adalah m3-M2-M2-m3-M2.

Sedangkan dua macam tangga nada pentatonik, yaitu:

c-d-e-g-a-c’ (tidak ada f dan b)
c- e-f-g-b-c’ (tidak ada d dan a)

Perlu diketahui juga jika sobat pecinta musik atau sedang mengasah kemampuanya di bidang musik jika tangga nada pentatonik sering digunakan dalam musik tradisional China serta Jepang.

Di Indonesia nada ini sering digunakan pada musik gamelan (Musik Jawa). Dua macam tangga nada pentatonik itu disebut sebagai titi laras slendro serta titi laras pelog yang bentuk nadanya bisa sobat pelajari di bawah ini.

Untuk memperlancar materi tentang tangga nada, sobat perlu melakukan diskusi dengan teman-teman kalian dengan melakukan tanya jawab seputar pengertian tangga nada diatonis, arti pentatonis, sebutkan dua macam tangga nada, pengertian harmoni, sebutkan sifat tangga nada diatonis minor maupun pola interval dari tangga nada mayor dan lain sebagainya untuk menambah pengetahuan.

1. Titi Laras Slendro

Tangga Nada Slendro

Pentatonis slendro adalah nada memiliki susunan nada yang terdiri 1-2-3-4-5-6.

Tangga Nada Gamelan Slendro

2. Titi Laras Pelog

Tangga Nada Pelog

Pentatonis Pelog adalah nada yang memiliki susunan nada 1-3-4-5-7.

Tangga Nada Gamelan Pelok

Tangga Nada Kromatis

Tangga Nada Kromatik

Tangga nada kromatis merupakan suatu tangga nada yang memakai 12 macam nada serta seluruhnya berjarak 1/2m, seperti A,A#,B,C,C#,D

Bisa diartikan jika tangga nada kromatis merupakan sebuah kumpulan nada yang ada di dalam suatu musik atau lagu. Sebab nada akan selalu berulang oktafnya sehingga tangga nada kromatis kerap kali digunakan untuk ke – 12 nada dari oktaf.

Ada terdapat 12 nada di dalam satu oktaf pada nada kromatik, namun hanya terdapat 7 oktaf pertama dari abjad yang digunakan untuk nama nada. Diantaranya yaitu A, B, C, D, E, F, G.

Lima dari nada lain yang ada pada nada kromatis diberi nama dengan cara menempatkan tanda kres (#) atau Mol (b) selepas nada notasi.

Contoh Tangga Nada pada Lagu

Berikut ini adalah contoh-contoh penggunaan lagu berdasarkan tangga lagu Diatonis dan Pentatonis yang digunakan:

Tangga Nada Diatonis

Inilah contoh lagu yang menggunakan tangga nada minor diantaranya:

Lagu Wajib:

  1. Tanah Airku (Ibu Soed)
  2. Mengheningkan Cipta (Truno Prawit)
  3. Ibu Pertiwi (Ismail Marzuki)
  4. Bagimu Negeri (R. Kusbini)
  5. Gugur Bunga
  6. Indonesia Pusaka (Ismail Marzuki).

Lagu Anak-anak:

  1. Bintang Kejora (AT Mahmud)
  2. Ambilkan Bulan (AT Mahmud)
  3. Kelinciku (Daljono)
  4. Kasih Ibu (SM. Muchtar)
  5. Kucingku (Pak Kasur).

Lagu Daerah:

  1. Sarinande (Maluku)
  2. Sing Sing So (Maluku)
  3. Kole-Kole (Maluku)
  4. Bubuy Bulan (Jabar)Bubuy Bulan (Jawa Barat)
  5. Ole Sioh (Maluku).

2. Tangga Nada Mayor

Inilah contoh lagu yang menggunakan tangga nada mayor diantaranya:

Lagu Wajib:

  1. Hari Merdeka (Husein Mutahar)
  2. Dari Sabang Sampai Merauke (R Soerardjo)
  3. Berkibarlah Benderaku (Ibu Soed)
  4. Bangun Pemudi Pemuda (A. Simanjuntak)Maju Tak Gentar
  5. Gebyar Gebyar (Gombloh)
  6. Hari merdeka
  7. Indonesia Raya
  8. Indonesia Jaya
  9. Halo-halo Bandung
  10. Mars Pelajar
  11. Garuda Pancasila.

Lagu Anak-anak:

  1. Balonku (AT Mahmud)
  2. Naik Delman (Ibu Sud)
  3. Lihat Kebunku (Ibu Sud)
  4. Heli/ anjing kecil (Nomo Kuswoyo)
  5. Abang Tukang Bakso (Mamo Agil).

Lagu Daerah:

  1. Kampuang Nan Jauh DI Mato (Sumbar)
  2. Gundul Pacul (Jawa Tengah)
  3. Manuk Dadali (Jabar)
  4. Ampar-Ampar Pisang (Kalsel)
  5. Tokecang (Jabar).

Tangga Nada Pentatonis

Inilah contoh lagu yang menggunakan tangga nada Pentatonis diantaranya:

  1. Kincir – kincir
  2. Lenggang kangkung
  3. Cublak-cublak suweng
  4. Suwe ora jamu
  5. Jali – jali

Demikianlah materi tentang Tangga Nada lengkap dengan macam-macam tangga nada, Interval dan Contoh lagunya. Pada akhir materi sobat bisa menambah pengetahuan dengan membaca pengertian Tari lengkap dengan fungsi, jenis-jenis dan sejarahnya.