Pengertian Keanekaragaman Hayati, Ciri, Tingkat, Manfaat, Contoh dan Pelestarian


Pengertian Keanekaragaman Hayati Definisi Ciri Tingkat Manfaat Contoh dan Cara Pelestariannya

Pengertian Keanekaragaman Hayati, Ciri, Tingkat, Manfaat, Contoh dan Pelestarian. Pembahasan materi keanekaragaman hayati yang meliputi pengertian, ciri-ciri, tingkat, manfaat, contoh dan cara pelestarian keanekaragaman hayati. Apakah sobat sedang mencari referensi arti definisi keanekaragaman hayati, baik pengertian maupun jenis dan macam-macamnya?

Pada artikel sebelumnya kami sajikan materi pelajaran Bahasa Indonesia tentang definisi puisi dan juga materi pelajaran Ekonomi yang membahas mengenai pengertian devisa yang mana kami yakin sobat juga membutuhkan materi tersebut untuk menambah wawasan sobat, terutama bagi sobat yang saat ini masih berada di bangku sekolah.

Kami juga menyakini bahwa terdamparnya sobat di situs RumusPelajaran.com ini lantaran sedang mencari referensi penjelasan tentang keanekaragaman hayati. Sangat pas sekali karena hari ini kami akan mencoba membahas materi pelajaran Biologi mengenai keanekaragaman hayati.

Berbicara tentang keanekaragaman hayatikeanekaragaman hayati, Indonesia merupakan salah satu negara yang kaya akan keanekaragaman hayati di dalamnya, baik itu di darat maupun di laut. Indonesia juga dikenal sebagai negara megabiodiversity oleh masyarakat dunia. Kenapa Indonesia disebut dengan negara megabiodiversity? Itu karaena keadaan alam Indonesia beriklim tropis, tentu hal ini menjadi habitat yang cocok bagi flora dan fauna.

Oke langsung saja mari simak penjelasan dari pengertian keanekaragaman hayati serta ciri-cirinya, tingkat-tingkatnya, manfaat, contoh dan cara pelestariannya. Jika sobat memiliki tugas sekolah untuk merangkum materi keanekaragam hayati ini ada baiknya jika sobat siapkan buku dan alat tulis untuk mencatat poin-poin penting dalam penjelasan berikut ini.

Pengertian Keanekaragaman Hayati

Apakah yang dimaksud dengan keanekaragaman hayati? Keanekaragaman hayati adalah kekayaan atau keanekaragaman makhluk hidup yang menunjukkan keseluruhan variasi gen, spesies dan ekosistem di suatu daerah.

Lantas apakah yang dimaksud dengan Ekosistem? Ekosistem adalah sekumpulan organisme baik tanaman maupun hewan yang berinteraksi satu dengan yang lainnya juga dengan lingkungan di sekitarnya. Ekosistem selalu berusaha untuk mempertahankan keseimbangannya, jika ekosistemnya terganggu maka ekosistem itu langsung beradaptasi kembali. Keseimbangan ekosistem juga dapat terganggu oleh alam maupun manusia seperti polusi tanah, polusi udara, pembangunan yang berlebihan, dan lain sebagainya.

Pengertian Keanekaragaman Hayati Menurut Para Ahli

Selain pengertian yang kami ulas diatas, beberapa ahli juga mengemukakan pendapatnya mengenai keanekaragaman hayati. Berikut ini adalah definisi keanekaragaman hayati menurut para ahli.

Sudarsono (2005)

Menurut Sudarsono, arti keanekaragaman hayati adalah segala bentuk variasi mengenai ketersediaan jenis genetic dan keanekaragaman ekosistem.

Global Village Translations (2007)

Menurut Global Village Translations, keanekaragaman hayati ialah kelimpahan mengenai keanekaragaman suatu genetik relatif dari semua habitat yang ada di bumi, baik di darat, laut, atau sistem perairan lainnya.

Bappenas (2004)

Menurut Bappenas, keanekaragaman hayati mencakup segala kehidupan di bumi, mulai dari makhluk hidup yang paling sederhana sampai segala makhluk yang mampu berpikir.

Ani Mardiastuti (1999)

Pengertian keanekaragaman hayati menurut Ani Mardiastuti adalah kelimpahan variasi dari berbagai jenis sumberdaya alam hayati, baik dari tumbuhan dan hewan.

Convention on Biological Diversity (1993)

Kemudian menurut Convention on Biological Diversity, keanekaragaman hayati merupakan semua sumber mahluk hidup yang meliputi berbagai keanekaragaman jenis, ekosistem, dan antar jenis.

Definisi Wilcox

Sedangkan menurut Definisi Wilcox, keanekaragaman hayati adalah segala kehidupan yang ada di semua tingkat sistem dalam biologis yang terdiri dari molekul, organismic, spesies, populasi, dan ekosistem.

Tingkat Keanekaragaman Hayati

Keanekaragaman hayati sendiri terbgai menjadi 3 tingkatan, yaitu keanekaragaman gen, keanekaragaman spesies dan keanekaragaman ekosistem. Berikut ini adalah penjelasan tingkat keanekaragaman hayati tersebut.

1. Keanekaragaman Gen

Pengertian keanekaragaman genetik adalah keanekaragaman yang paling hakiki atau sesungguhnya. Keanekaragaman jenis ini bisa berlanjut dan sifatnya diturunkan. Keanekaragaman genetik sangat berhubungan dengan keistimewaan ekologi dan proses evolusi.

Ciri-ciri Keanekaragaman Gen:

  • Nama ilmiah sama
  • Adanya variasi
  • Perbedaan morfologi tidak terlalu mencolok

Contoh Keanekaragaman Gen:

  • Jenis Padi
  • Jenis Kelapa
  • Jenis Salak
  • Jenis Mangga

2. Keanekaragaman Jenis (Spesies)

Pengertian keanekaragaman spesies atau jenis adalah keanekaragaman yang meliputi fauna dan flora. Adanya keanekaragaman spesies yang tinggi akan menghasilkan kestabilan bagi lingkungan.

Ciri-ciri Keanekaragaman Spesies:

  • Tidak ada variasi
  • Nama ilmiah berbeda
  • Perbedaan morfologi mencolok

Contoh Keanekaragaman Spesies:

  • Keluarga Kucing-kucingan (Felidae)
  • Keluarga Palm (Palmae)
  • Keluarga Terong-terongan (Solanaceae)
  • keluarga Jahe-jahean (Zingiberaceae)

3. Keanekaragaman Ekosistem

Pengertian keanekaragaman ekosistem adalah keanekaragaman yang paling kompleks. Adapun yang mencakup di dalamnya adalah keanekaragaman genetik dan keanekaragaman spesies/jenis beserta lingkungannya.

Sedangkan ciri-ciri dari Keanekaragaman Ekosistem adalah memiliki vegetasi yang khas untuk setiap ekosistemnya.

Contoh Keanekaragaman Ekosistem:

  • Padang rumput sintetis
  • Ekosistem koniver (pinus)
  • Ekosistem tundra (lumut)

Manfaat Keanekaragaman Hayati

Manfaat dari keanekaragaman hayati ini sangat banyak sekali bagi makhluk hidup itu sendiri dan juga lingkungan di sekitarnya. Peran keanekaragaman hayati dalam kehidupan sehari-hari adalah dimanfaatkan untuk kebutuhan hidup manusia.

Misalnya sebagai sumber sandang yang berasal dari ulat sutera, domba, dan kapas. Kemudian sebagai sumber pangan yang mengandalakan umbi-umbian, buah, sayur, telur, dan lain sebagainya. Sumber papan seperti pohon jati, mahoni, dan sengon. Dan yang tak kalah penting adalah udara bersih yang dihasilkan dari tanaman hijau.

Selain manfaat yang kami ulas diatas, keanekaragaman hayati juga memiliki berbagai nilai bagi manusia, yaitu sebagai berikut:

  • Nilai estetika (tanaman hias, keindahan bunga, dll)
  • Nilai biologi (sandnag, pangan, papan, obat-obatan, dan bahan bangunan)
  • Nilai religius (Mengingatkan kita akan kebesaran Tuhan)
  • Nilai ekologi (proses ekosistem, yang meliputi daur zat dan aliran energi)
  • Nilai pendidikan (para ilmuan mengembangkan penelitian untuk mengembangkan keanekaragaman hayati yang saat ini mengalami penyusutan)

Berdasarkan uraian diatas kita menjadi tahu bahwa keanekaragaman hayai sangat kaya akan manfaat makhluk hidup. Lalu bagaimana jika keanekaragaman hayati ini menghilang? Oleh sebab itu, sebagai makhluk hidup yang diciptakan oleh Tuhan dengan diberikan akal dan pikiran, kita wajib menjaga dan melestarikannya. Agar anak cucu kita kelak masih dapat menikmatinya.

PELAJARI JUGA: PENGERTIAN PANTUN DAN JUGA KAIDAH KEBAHASAAN TEKS ULASAN

Pelestarian Keanekaragaman Hayati

Agar keanekaragam hayati mengalami kepunahan, kita harus menjaga dan melestarikannya. Upaya dalam pelestarian keanekaragaman ini dapat kita ditempuh dengan cara atau metode konservasi.

Konservasi sendiri merupakan suatu usaha yang dilakukan manusia untuk melestarikan alam agar tidak mennjadi rusah dan mengalami kepunahan. Metode konservasi sumber daya alam yang tepat serta strategi pembangunan berkelanjutan adalah salah satu pendekatan integral untuk melestarikan keragaman sumber daya hayati. Jadi mari sama-sama kita berjuang bersama untuk senantiasa menjaga dan melestarikan keanekaragaman hayati yang telah tumbuh di negri kia tercinta ini.

Demikianlah pembahasan materi pelajaran keanekaragaman hayati yang meliputi pengertian ciri, tingkat, manfaat, contoh dan cara pelestarian keanekaragaman hayati agar tidak terjadi kerusakan maupun kepunahan. Jangan lupa pelajari juga materi penjeasan tentang pertumbuhan dan perkembangan yang meliputi pengertian, ciri-ciri, faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan serta contohnya.